
Kabarjawa – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Bandara Internasional Juanda mengalami lonjakan penumpang yang signifikan. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya arus mudik, terutama dengan semakin dekatnya hari libur nasional dan cuti bersama.
Bandara Juanda, yang menjadi salah satu gerbang utama transportasi udara di Indonesia, telah melayani ratusan ribu penumpang dalam beberapa hari terakhir.
Operasional bandara tetap berjalan lancar berkat langkah strategis yang telah disiapkan oleh pihak pengelola bandara bersama maskapai penerbangan.
Jumlah Penumpang Meningkat Tajam
Berdasarkan data dari Posko Pengendalian Angkutan Lebaran 2025, hingga H-6 atau Selasa, 25 Maret 2025, jumlah penumpang yang telah dilayani mencapai 192 ribu orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 112.640 penumpang atau sekitar 58% merupakan penumpang kedatangan. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas pergerakan terjadi pada arus mudik Lebaran.
Selama lima hari terakhir, jumlah rata-rata penumpang yang dilayani mencapai 39 ribu orang per hari. Bahkan, jumlah penumpang harian di Bandara Juanda sempat menembus angka 40 ribu pada beberapa hari tertentu.
Tercatat, pada H-7 atau 24 Maret 2025, jumlah penumpang mencapai 40.565 orang, sedangkan pada H-6 atau 25 Maret 2025, angka ini meningkat menjadi 42.091 orang.
Antisipasi Lonjakan Penumpang
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyatakan bahwa meskipun terjadi lonjakan jumlah penumpang, operasional bandara tetap berjalan dengan baik.
Dengan prediksi peningkatan jumlah penumpang hingga H-2 atau 29 Maret 2025, pihak bandara telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran pelayanan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan edukasi kepada penumpang mengenai penggunaan layanan self check-in dan web check-in di masing-masing maskapai.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi antrean di konter check-in serta mempercepat proses keberangkatan.
Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk maskapai dan otoritas bandara, terus dilakukan agar operasional tetap berjalan optimal meskipun terjadi lonjakan penumpang.
Lonjakan penumpang di Bandara Juanda menjelang Lebaran 2025 menjadi fenomena yang sudah diprediksi setiap tahunnya.
Dengan jumlah penumpang yang terus meningkat, pihak bandara telah mengambil langkah strategis untuk memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan bagi seluruh pengguna jasa penerbangan.
Penerapan teknologi seperti self check-in dan web check-in diharapkan dapat membantu mengurangi antrean serta mempercepat proses perjalanan.
Dengan kesiapan yang matang, arus mudik Lebaran di Bandara Juanda diperkirakan akan tetap berjalan dengan lancar.(Kabarjawa)