
Kabarjawa – Libur Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti oleh masyarakat untuk berwisata dan menikmati keindahan alam Indonesia. Salah satu destinasi favorit di Jawa Timur yang mengalami lonjakan pengunjung signifikan adalah Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.
Terletak di perbatasan Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi, Kawah Ijen dikenal luas berkat fenomena alamnya yang unik, yaitu api biru (blue fire) yang hanya bisa ditemukan di beberapa tempat di dunia.
Lonjakan Pengunjung Pascahid Lebaran
Pada H+4 Lebaran 2025, kawasan Kawah Ijen mencatat kunjungan sekitar 1200 wisatawan. Angka ini melonjak tajam dibandingkan hari pertama Lebaran 2025 yang hanya mencatat sekitar 200 pengunjung. Kenaikan ini terjadi secara bertahap sejak H+1 hingga H+3, dengan peningkatan signifikan tercatat setiap harinya.
Peningkatan ini didorong oleh antusiasme masyarakat yang ingin kembali menyaksikan fenomena api biru setelah sebelumnya sempat dibatasi.
Kondisi alam yang kembali memungkinkan wisatawan untuk menyaksikan fenomena ini, tentu dengan tetap memperhatikan aturan keselamatan, menjadi daya tarik utama bagi para pendaki.
Pembatasan dan Protokol Keselamatan
Meski pengunjung membludak, pengelola TWA Kawah Ijen tetap menerapkan sejumlah aturan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan wisatawan.
Salah satunya adalah kewajiban membawa surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan resmi seperti klinik atau Puskesmas.
Pihak pengelola juga menghimbau secara aktif melalui pengeras suara agar wisatawan dengan riwayat penyakit tertentu seperti asma, tekanan darah tinggi, atau gangguan jantung tidak memaksakan diri melakukan pendakian.
Selain itu, akses menuju bibir kawah masih dibatasi dalam radius 1,5 kilometer sejak status Kawah Ijen naik dari normal ke waspada pada Juli 2024 lalu.
Kebijakan ini berlaku bagi wisatawan maupun penambang belerang sebagai bentuk upaya mitigasi terhadap potensi bahaya.
Fasilitas dan Sistem Pemesanan Tiket
Selama periode libur Lebaran, pengelola mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) khusus yang bekerjasama dengan berbagai instansi terkait. Pos ini beroperasi hingga 8 April 2025 sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepada pengunjung.
Untuk mempermudah dan menertibkan sistem kunjungan, pemesanan tiket tetap dilakukan secara online melalui situs resmi tiket.bbksdajatim.org.
Pembayaran dilakukan menggunakan sistem digital (QRIS) dan tiket dapat di-scan secara langsung di pos pelayanan sejak pukul 00.01 WIB.
Kawah Ijen terus menjadi magnet wisata alam unggulan di Jawa Timur, terutama saat momen libur nasional seperti Lebaran. Dengan lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan di tahun 2025, pengelola berhasil mengimbangi antusiasme wisatawan dengan protokol keselamatan yang ketat serta sistem layanan yang terintegrasi secara digital.
Bagi Anda yang ingin mengunjungi Kawah Ijen, pastikan tetap mengikuti aturan dan menjaga kondisi kesehatan agar pengalaman wisata tetap aman dan menyenangkan.(Kabarjawa)