
KABAR JAWA – Dalam rangka memperkaya pemahaman masyarakat terhadap budaya Jawa, Kagungan Dalem Museum kembali mengadakan kegiatan edukatif yang sarat makna.
Kali ini, kegiatan tersebut hadir dalam bentuk Lokakarya Kamus Kristik, sebuah program pelatihan seni kerajinan tradisional yang menjadi bagian dari rangkaian acara pameran bertajuk “Hamong Nagari: Aparatur Nagari Yogyakarta”.
Kegiatan ini menawarkan pengalaman langsung dalam membuat aksesori busana adat Jawa yang penuh filosofi dan nilai estetika.
Lokakarya ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 17 Mei 2025, mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, bertempat di Kagungan Dalem Wahanarata, kompleks Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Dengan kuota terbatas hanya untuk 25 peserta, acara ini bersifat eksklusif dan terbuka untuk umum. Peserta dikenakan biaya sebesar Rp175.000 untuk satu tiket, atau Rp325.000 untuk dua tiket.
Salah satu daya tarik utama dalam lokakarya ini adalah pengenalan dan praktik langsung pembuatan kamus kristik, yaitu sejenis sabuk atau aksesoris yang digunakan sebagai pelengkap busana para abdi dalem di lingkungan keraton.
Kerajinan kristik sendiri merupakan teknik sulam tradisional yang diaplikasikan dengan pola tertentu, menghasilkan hiasan kain yang memiliki nilai seni tinggi.
Dalam kegiatan ini, para peserta akan belajar tentang teknik dasar kristik dengan pendekatan yang sederhana dan mudah diikuti.
Alat dan bahan sudah disediakan oleh penyelenggara, dan karya yang telah dibuat dapat dibawa pulang untuk dilanjutkan atau dijadikan kenang-kenangan.
Tidak hanya sebatas praktik, peserta juga akan diajak menyelami makna historis dan kultural dari kerajinan kristik itu sendiri.
Dalam sesi diskusi, akan dibahas bagaimana kamus kristik memiliki peranan penting dalam melengkapi busana tradisional Jawa, khususnya dalam konteks kedinasan dan budaya keraton.
Melalui pendekatan ini, diharapkan peserta tidak hanya menguasai aspek teknis pembuatan, tetapi juga mampu menghargai nilai filosofis dari setiap jahitan dan motif yang dikerjakan.
Kegiatan ini cocok bagi siapa saja yang tertarik dengan budaya Jawa, seni kriya, maupun yang ingin merasakan suasana keraton dari sudut pandang yang lebih intim dan praktikal.
Fasilitas yang akan diperoleh peserta meliputi paket alat lengkap untuk pembuatan kamus kristik, materi pelatihan, kudapan khas, cinderamata, serta dokumentasi kegiatan sebagai kenang-kenangan. Semua ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
Bagi masyarakat yang ingin ikut serta dalam kegiatan ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://bit.ly/HamongNagari-LokakaryaKamusKristik. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi narahubung di nomor 0851-8477-3102.
Melalui Lokakarya Kamus Kristik, Kagungan Dalem Museum tidak hanya menghadirkan ruang edukasi budaya, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk turut melestarikan seni tradisional yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi jembatan antara generasi masa kini dan warisan leluhur, sebuah langkah konkret untuk memastikan budaya tetap hidup dalam setiap jahitan karya.***