
Kabarjawa – Insiden tragis mengguncang warga Jalan Ikan Piranha Atas Timur, Lowokwaru, Kota Malang, pada Kamis (20/3) siang. Ledakan petasan yang dirakit oleh sekelompok bocah mengakibatkan lima anak mengalami luka-luka dan merusak beberapa rumah di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini mengundang perhatian pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Kronologi Kejadian
1. Ledakan Dahsyat Terekam CCTV
Rekaman CCTV milik warga memperlihatkan momen saat petasan meledak hebat di teras sebuah rumah, menghancurkan kaca jendela dan menciptakan suara dentuman yang terdengar hingga radius 500 meter. Warga sekitar berhamburan keluar rumah karena terkejut mendengar ledakan tersebut.
2. Bocah-Bocah Merakit Petasan
Lima bocah yang menjadi korban diketahui sedang merakit petasan sejak pukul 11.00 WIB. Serbuk petasan yang dibeli secara online mereka masukkan ke dalam baskom kecil sebelum dituangkan ke dalam selongsong petasan.
3. Percikan Api dari Korek Gas Jadi Pemicu
Saat proses perakitan, seorang anak lain datang sambil bermain dengan korek gas. Sayangnya, percikan api dari korek tersebut langsung menyambar serbuk petasan dan memicu ledakan dahsyat yang menghancurkan beberapa bagian rumah dan melukai para bocah.
Dampak Ledakan
1. Korban Luka-Luka
Kelima bocah mengalami berbagai luka, mulai dari luka bakar hingga goresan akibat pecahan kaca. Beberapa di antaranya menderita luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki, hingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
2. Kerusakan Properti Warga
Selain melukai anak-anak, ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan fisik pada beberapa rumah di sekitar lokasi kejadian. Kaca jendela pecah dan beberapa bagian dinding rumah retak akibat kerasnya dentuman.
Fakta Mengejutkan: Pernah Berhasil Sebelumnya
Menurut penuturan warga, ini bukan kali pertama para bocah tersebut merakit petasan. Sehari sebelumnya, mereka berhasil membuat petasan berukuran kecil yang menghasilkan suara ledakan keras.
Keberhasilan itu mendorong mereka untuk mencoba membuat petasan yang lebih besar keesokan harinya, namun berakhir dengan musibah.
Penyelidikan dan Upaya Pencegahan
Pihak kepolisian dari Polsek Lowokwaru telah turun tangan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Fokus utama penyelidikan meliputi sumber bahan baku serbuk petasan yang dibeli secara online dan pengawasan aktivitas anak-anak dalam membuat petasan. Langkah pencegahan akan segera dirumuskan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Ledakan petasan di Kota Malang ini menjadi peringatan keras bagi orang tua dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak, khususnya yang berkaitan dengan bahan berbahaya seperti serbuk petasan.
Edukasi mengenai bahaya merakit bahan peledak secara mandiri harus digencarkan guna mencegah terulangnya tragedi serupa.
Pihak berwenang diharapkan bisa mengambil langkah tegas untuk mengatur peredaran bahan peledak secara daring demi melindungi anak-anak dari risiko fatal.(Kabarjawa)