Ketua PGRI Karawang Sekarang Siapa? Jadi Sorotan Usai Bakal Laporkan Influencer BroRon ke Polisi

Bagikan :
Nama keuta PGRI Karawang kini disebut-sebut di medsos usai muncul rencana pelaporan Ronald Sinaga, berikut informasi lengkapnya (Instagram// @info_karawang)

KABAR JAWA – Nama Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karawang kini jadi omongan di media sosial (medsos).

Hal ini muncul usai adanya langkah hukum yang akan diambil PGRI Karawang terhadap seorang influencer, Ronald Sinaga atau lebih dikenal dengan nama BroRon.

Lantas, siapa sebenarnya Ketua PGRI Karawang saat ini? Dan mengapa ia bersikap tegas terhadap pernyataan BroRon? Berikut ulasannya.

Siapa Ketua PGRI Karawang Saat Ini?

Saat ini, Uyat, S.Pd., atau H. Uyat, menjabat sebagai Ketua PGRI Karawang.

Ia menggantikan Nandang Mulyana, yang sebelumnya memimpin organisasi ini.

Pergantian kepemimpinan terjadi setelah Nandang Mulyana mengundurkan diri untuk maju sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari Partai Gerindra pada Pemilu 2024 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) I Karawang.

Sebagai Ketua PGRI Karawang yang baru, Uyat aktif dalam berbagai kebijakan pendidikan, termasuk menanggapi isu-isu yang menyangkut kesejahteraan tenaga pendidik serta integritas dalam dunia pendidikan.

Uyat Tanggapi Keras Kritik BroRon

Munculnya kontroversi soal dugaan pemotongan dana PIP yang diungkap oleh BroRon membuat Uyat S.Pd. angkat bicara.

Baca juga  Dua Perempuan Mojokerto Gagalkan Aksi Pencurian di Toko Keluarga, Pelaku Tak Berkutik

Ia menyayangkan generalisasi yang dilakukan BroRon di mana seolah-olah semua tenaga pendidik terlibat dalam kasus ini.

Lebih lanjut, Uyat juga menyoroti gaya bahasa yang digunakan oleh BroRon yang dinilainya kurang pantas.

Salah satu perkataan yang menjadi perhatian Uyat adalah penggunaan kata “bacot”.

Meskipun demikian, Uyat tidak menolak kritik sepenuhnya.

Ia menyatakan bahwa jika memang ada dugaan penyimpangan dana PIP, maka sebaiknya dilaporkan langsung ke Aparat Penegak Hukum (APH) agar ditindaklanjuti secara hukum, bukan hanya disebarluaskan melalui media sosial.

BroRon Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Dana PIP

Kontroversi ini bermula ketika Ronald Sinaga alias BroRon melalui akun Instagram pribadinya @brorondm memposting beberapa temuan terkait dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Sebagai informasi, PIP merupakan bantuan pemerintah bagi siswa dari keluarga kurang mampu guna mendukung pendidikan mereka.

Namun, menurut BroRon, ada indikasi bahwa dana tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh siswa yang berhak.

Dalam laporannya, ia menyebut bahwa oknum guru dan kepala sekolah diduga melakukan pemotongan dana secara ilegal, sehingga jumlah yang diterima siswa menjadi lebih kecil dari yang seharusnya.

Baca juga  Fenomena Semburan Api di Sumur Bor Masjid Baiturrahman Bojonegoro Gegerkan Warga

“Para maling-maling itu memanfaatkan ‘powernya’, apakah sebagai kepala sekolah maupun pejabat daerah. Mereka juga memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat terhadap PIP,” tulisnya dalam sebuah unggahan dikutip Kabarjawa.com lewat akun Instagram miliknya pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Unggahan tersebut memicu reaksi beragam. Ada yang mendukung keberanian BroRon dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan dana PIP.

Namun, di sisi lain, pernyataan itu juga menjadi awal dari masalah baru.

PGRI Karawang Berencana Tempuh Jalur Hukum

PGRI Karawang mengambil langkah serius dengan mempertimbangkan jalur hukum.

Kuasa hukum mereka, Eigen Justisi belakangan mengungkap bahwa Bro Ron diduga telah melakukan ujaran kebencian.

Yaitu dengan berkata bahwa guru sebagai “maling”, dan melontarkan perkataan kasar kepada Ketua PGRI Karawang, termasuk ungkapan “Bacot lu.”

Hingga kini, kabarnya pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini.

Jadi, kontroversi yang melibatkan BroRon dan PGRI Karawang menunjukkan betapa pentingnya pengawasan terhadap penyaluran dana pendidikan.

Di satu sisi, BroRon dianggap sebagai sosok yang berani mengungkap dugaan penyimpangan.

Namun, di sisi lain, PGRI Karawang merasa perlu menindaklanjuti perkataan BroRon secara hukum untuk menghindari kesalahpahaman serta menjaga marwah profesi guru.

Baca juga  Dua Pelaku Pembobolan Sekolah di Bangkalan Diringkus, Terlibat Pencurian Motor

Lantas, bagaimana perkembangan akan masalah ini? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya