
Kabarjawa – Kecelakaan maut! Jalur Pantura kembali memakan korban jiwa dalam kecelakaan maut yang melibatkan truk towing dan truk tronton. Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, pada Kamis (13/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadian ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula saat truk towing dengan nomor polisi B 9116 K yang dikemudikan oleh Tegar Arifin (28), warga Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, melaju dari arah barat ke timur di jalur kanan.
Kondisi jalan yang menikung memperumit situasi, terutama karena di depan terdapat truk tronton bernomor polisi Z 9703 MO yang dikemudikan Imat Ruhimat (30), warga Kawalu, Tasikmalaya, Jawa Barat, sedang berhenti di badan jalan lajur kanan di area U-Turn.
Truk towing menabrak bagian belakang truk tronton tersebut, menyebabkan benturan keras hingga Tegar Arifin terjepit di dalam kabin truknya. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.
Korban Jiwa dan Penanganan
Akibat kecelakaan ini, Tegar Arifin mengalami cedera kepala berat serta patah pada lengan tangan kanan. Sayangnya, nyawa Tegar tidak tertolong, dan jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Batang untuk proses lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi truk tronton tidak mengalami luka serius. Kasatlantas Polres Batang, AKP Ahmad Zainurrozaq, menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan.
Kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Pantura Batang ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di kawasan tersebut.
Kondisi jalan yang menikung serta kurangnya penerangan menjadi faktor risiko yang perlu mendapat perhatian lebih dari pengguna jalan maupun pihak berwenang.
Satlantas Polres Batang terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mencari solusi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(Kabarjawa)