
Kabarjawa – Tragedi kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Desa Kraguman, Kecamatan Jogonalan, Klaten.
Insiden ini melibatkan sebuah mobil boks bernomor polisi AA 1834 BH yang menabrak gerobak martabak milik warga setempat, mengakibatkan satu korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar dan menyorot perhatian publik akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang mendukung.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan terjadi pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Menurut keterangan warga sekitar, mobil boks tersebut melaju dari arah Jogja menuju Klaten di tengah hujan yang mengguyur kawasan tersebut.
Kondisi jalan yang licin diduga menjadi salah satu faktor penyebab kendaraan kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak lapak martabak yang berada di pinggir jalan.
Benturan keras akibat tabrakan tersebut mengejutkan warga setempat. Mereka segera mendekati lokasi kejadian dan mendapati gerobak martabak dalam kondisi ringsek parah.
Saat kejadian, pasangan suami istri pemilik lapak tengah berjualan. Sang istri dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat benturan keras, sedangkan suaminya mengalami patah kaki dan segera mendapatkan pertolongan medis.
Evakuasi dan Kondisi Korban
Proses evakuasi korban melibatkan petugas pemadam kebakaran Klaten serta bantuan warga sekitar. Sopir mobil boks sempat terjepit di bagian kemudi yang ringsek, namun berhasil dievakuasi setelah beberapa waktu. Sopir tersebut kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Camat Karangnongko, Erni Kusumawati, membenarkan bahwa korban yang meninggal dunia merupakan warga Dusun Tambak, Desa Gumul, Kecamatan Karangnongko.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Klaten, AKP Wendi Andranu, mengonfirmasi bahwa korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban serta warga sekitar. Insiden tragis ini mengingatkan pentingnya berhati-hati dalam berkendara, terutama saat cuaca buruk dan jalanan licin.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(Kabarjawa)