
Kabarjawa – Sebuah kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Batara Kresna dan sebuah mobil pemudik terjadi di perlintasan kereta api berpalang pintu di Sukoharjo, Jawa Tengah. Insiden ini menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta hingga 83 menit.
Beruntung, seluruh penumpang dan awak KA Batara Kresna selamat dalam kejadian tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintas di perlintasan kereta api.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan tragis ini terjadi pada pagi hari, tepatnya pukul 08.20 WIB, di Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, di depan Terminal Sukoharjo.
Saat itu, KA 513 Batara Kresna yang melayani relasi Wonogiri-Purwosari melintas di KM 14+8 petak jalan Stasiun Pasarnguter-Stasiun Sukoharjo, JPL No 19.
Tiba-tiba, sebuah mobil pemudik melaju dan bertabrakan dengan kereta tersebut, mengakibatkan benturan yang cukup keras.
Akibat tabrakan ini, bagian cowhanger kereta mengalami kerusakan yang memerlukan penanganan segera. Tim teknis PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan darurat.
Proses perbaikan berlangsung dengan cepat dan sigap demi memastikan keamanan perjalanan, serta meminimalisir keterlambatan agar kereta dapat melanjutkan perjalanannya secepat mungkin.
Penanganan dan Kondisi Penumpang
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun cedera dalam kecelakaan ini. Seluruh penumpang dan awak KA Batara Kresna dilaporkan selamat.
PT KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama selama proses perbaikan.
Perbaikan dan Keberangkatan Kembali
Tim teknis KAI berhasil memperbaiki kerusakan pada plug cowhanger di lokasi kejadian. Setelah memastikan kondisi kereta aman untuk melanjutkan perjalanan,
KA Batara Kresna akhirnya diberangkatkan kembali pada pukul 09.48 WIB. Keterlambatan yang terjadi akibat insiden ini mencapai sekitar 83 menit.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi semua pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api.
Meskipun tidak ada korban jiwa, keterlambatan yang terjadi cukup signifikan. PT KAI bergerak cepat dalam menangani kejadian ini demi memastikan keselamatan penumpang serta kelancaran perjalanan selanjutnya.(Kabarjawa)