
Kabarjawa – Sebuah insiden kebakaran melanda Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak pada Jumat (21/3/2025) dini hari. Api yang berkobar hebat melahap sebagian besar atap aula kantor tersebut.
Petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan kepolisian dikerahkan untuk mengatasi kejadian yang mengejutkan warga sekitar.
Kronologi Kejadian
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Asap tebal pertama kali terlihat oleh petugas kepolisian yang tengah melaksanakan apel pengamanan salat tasbih di Masjid Agung Demak.
Menyadari adanya kebakaran, petugas langsung memanggil tim pemadam kebakaran dan BPBD untuk melakukan pemadaman.
Sebanyak tujuh mobil pemadam dikerahkan dalam proses pemadaman, terdiri dari dua unit mobil pemadam kebakaran dan lima mobil tangki suplai air.
Api berhasil dijinakkan sekitar 20 menit setelah kejadian, namun proses pendinginan tetap dilakukan untuk mencegah potensi bara api yang masih tersisa.
Dampak dan Kerusakan
Aula Kemenag Demak menjadi area yang paling terdampak. Bagian atap yang terbuat dari baja ringan mengalami kerusakan parah dengan beberapa bagian putus dan bergelantungan.
Aula berukuran sekitar 20 x 5 meter tersebut berisi sejumlah alat elektronik seperti AC, sound system, dan televisi layar besar, yang diduga ikut terbakar dalam kejadian ini.
Petugas keamanan Kemenag Demak menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat dari pojok aula bagian barat, yang berisi televisi, podium, dan peralatan lainnya. Upaya penjebolan atap dan jendela pun dilakukan untuk mempermudah proses pemadaman.
Dugaan Penyebab dan Penyelidikan
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan awal mengarah pada kerusakan perangkat AC yang ada di dalam aula.
Menurut keterangan saksi, salah satu standing AC di ruangan tersebut mengalami kerusakan dan mengeluarkan suara aneh, meskipun indikatornya tidak menyala.
Insiden kebakaran di Kantor Kemenag Demak menjadi peringatan penting mengenai perlunya pemeriksaan rutin perangkat elektronik untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Meskipun api berhasil dipadamkan dengan cepat, kerugian akibat kebakaran ini masih belum bisa diperkirakan secara pasti.
Pihak berwenang terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran yang melanda aula tersebut.(Kabarjawa)