Waspada Puting Beliung dan Hujan Es, Ini Prediksi Cuaca Jatim 10 Hari ke Depan

Bagikan :
Ilustrasi prediksi cuaca ekstrem di Jawa Timur selama awal bulan Januari 2026 (Pexels// Pixabay)

KabarJawa.com – Memasuki awal tahun 2026 ini, langit Jawa Timur tampaknya sedang menyimpan energi yang cukup besar.

Bagi Anda yang memiliki rencana bepergian atau beraktivitas di luar ruangan pada sepuluh hari pertama bulan Januari ini, ada baiknya untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda baru saja merilis peringatan dini soal cuaca di wilayahnya.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menyampaikan pesan penting bahwa periode tanggal 1 hingga 10 Januari 2026 merupakan masa krusial dengan risiko cuaca ekstrem yang tinggi.

Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Saat ini, seluruh wilayah Jawa Timur telah resmi memasuki musim hujan. Bahkan, beberapa daerah diprakirakan sudah menapaki fase puncak musim hujan. Kondisi ini membawa potensi bencana hidrometeorologi.

Taufiq mewanti-wanti masyarakat akan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Dampak lanjutannya bisa sangat beragam dan berbahaya, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalanan yang licin, hingga pohon tumbang.

Baca juga  Dua Pekerja Tambak Udang di Situbondo Tewas Tersengat Listrik, Tiga Lainnya Dirawat

“Saat ini seluruh wilayah Jawa Timur sudah berada pada musim hujan dan ada beberapa wilayah
yang diprakirakan sudah memasuki puncak musim hujan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, dilansir KabarJawa.com pada Kamis, 1 Januari 2026.

“Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” lanjutnya.

Namun, yang perlu digarisbawahi adalah adanya potensi fenomena atmosfer yang lebih ekstrem, yaitu angin puting beliung dan hujan es. Kedua fenomena ini bisa terjadi secara mendadak dan menimbulkan kerusakan yang signifikan.

Penyebab Cuaca Buruk di Awal Tahun

Lantas, mengapa cuaca di awal tahun 2026 ini begitu bergejolak? Taufiq menjelaskan bahwa secara ilmiah, hal ini disebabkan oleh aktifnya Monsun Asia.

Selain itu, atmosfer di atas Jawa Timur sedang mengalami gangguan gelombang Low Frequency dan MJO (Madden Julian Oscillation) yang melintas.

Kondisi tersebut diperparah dengan suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan.  Kombinasi faktor-faktor ini ditambah dengan kondisi atmosfer lokal yang labil sangat mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang tebal dan hitam pekat. Awan-awan inilah yang menjadi “pabrik” dari hujan lebat, petir, dan angin kencang.

Baca juga  UPDATE TERBARU! Rentetan Gempa Guncang Selatan Jawa Dini Hari Ini: Pacitan Belasan Kali, Bantul dan Gunungkidul Ikut Bergetar

Daftar Wilayah yang Harus Siaga

Hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur masuk dalam radar peringatan dini ini. BMKG merinci wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem pada periode 1 hingga 10 Januari 2026 adalah sebagai berikut:

Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Tak hanya kabupaten, wilayah perkotaan pun tak luput dari potensi ini, yaitu Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, dan Kota Batu.

Imbauan Keselamatan

Menghadapi situasi ini, Taufiq mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak.

Khusus bagi warga yang tinggal di wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau dekat tebing, diharapkan lebih peka terhadap tanda-tanda tanah longsor.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan bagi pengguna jalan raya karena jarak pandang yang berkurang saat hujan lebat bisa memicu kecelakaan.

Baca juga  Penggerebekan Bengkel Senjata Ilegal di Bojonegoro, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Masyarakat juga diminta untuk tidak termakan hoaks dan selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi. Anda bisa memantau citra radar cuaca WOFI melalui situs web resmi BMKG Juanda.

Selain itu, peringatan dini 3 harian maupun peringatan cepat 2 hingga 3 jam ke depan selalu dibagikan melalui media sosial @infobmkgjuanda.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?