
KabarJawa.com – Dewan Pimpinan Daerah Generasi Digital Indonesia (DPD GRADASI) Jawa Timur hari ini, Rabu, 11 Februari 2026, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Forum Group Discussion (FGD). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di Gedung Sabha Nugraha, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jl. Genteng Kali No. 33, Surabaya.
Mengusung tema “Peran GRADASI Jawa Timur dalam Mendukung Talenta Digital Jatim Mendunia”, forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus diskusi strategis dalam memperkuat peran organisasi dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis digital.
Khofifah Hadir sebagai Narasumber Utama
Dalam agenda yang tengah berlangsung ini, Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. (Gubernur Jawa Timur) hadir sebagai narasumber utama. Kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam forum ini menjadi bagian penting dari pembahasan arah kebijakan dan dukungan terhadap penguatan talenta digital di wilayah Jatim.
Selain Gubernur Jawa Timur, diskusi juga menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu:
- Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP
- Dr. Aries Agung Paewai, S.STp., M.M.
- Dr. Finsensius Yuli Purnama, S.Sos., M.Med.Kom.
Para narasumber memberikan pemaparan terkait pengembangan ekosistem digital, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan kapasitas generasi muda agar mampu bersaing secara global.
Dihadiri Pimpinan GRADASI
Rakerda dan FGD hari ini turut dihadiri jajaran pimpinan GRADASI, di antaranya:
- Kusbeni Abdulloh (Ketua DPD)
- Upi Asmaradhana (Ketua Umum)
- Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur)
- Junaidi (Sekretaris Jenderal)
- Santi Octavia Utami (Sekretaris DPD)
Kehadiran para tokoh utama tersebut mempertegas komitmen organisasi dalam menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan pengembangan talenta digital di Jawa Timur.
Fokus Rumusan Program Kerja 2026
Forum Group Discussion yang digelar hari ini difokuskan pada penyusunan strategi konkret untuk mendukung talenta digital Jatim agar mampu menembus pasar global. Diskusi membahas peran GRADASI dalam membangun jejaring, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan institusi pendidikan.
Pemilihan Gedung Sabha Nugraha, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sebagai lokasi kegiatan juga menandai pentingnya kolaborasi antara sektor pendidikan dan pengembangan teknologi. Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi digital yang adaptif dan kompetitif.
Hingga siang hari, rangkaian agenda masih berlangsung dengan sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Forum ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi pedoman pelaksanaan program GRADASI Jawa Timur sepanjang tahun 2026.***