Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Digelar, Hadirkan 108 Stand dan Beragam Kegiatan untuk Dorong Ekonomi Lokal

Bagikan :
Wastra Batik Festival 2026 (Instagram // @pemkabbojonegoro)

KabarJawa.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 pada 17 hingga 20 Juni 2026.

Mengusung tema “Wastrane Bojonegoro Membumi lan Ngamboro ing Bawono”, festival ini menjadi ajang promosi batik khas Bojonegoro sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif.

Selama empat hari penyelenggaraan, masyarakat dapat menikmati berbagai agenda mulai dari pameran batik, workshop, talkshow, kompetisi untuk pelajar, pergelaran busana, hingga hiburan musik yang melibatkan sejumlah penampil nasional maupun lokal.

Festival Batik Jadi Sarana Promosi Produk Lokal dan Penguatan Ekonomi Daerah

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menjelaskan bahwa penyelenggaraan festival ini merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk memperluas promosi produk unggulan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya wastra daerah, tetapi juga memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pelestarian dan promosi batik Bojonegoro, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas. Harapannya, kegiatan ini mampu membangkitkan UMKM yang ada di Bojonegoro dan meningkatkan perputaran ekonomi daerah,” jelasnya tak lama ini.

Baca juga  Rumah di Surabaya Ludes Terbakar, 8 Unit PMK Dikerahkan untuk Pemadaman

Festival tahun ini menghadirkan peserta dari berbagai daerah. Tercatat terdapat 26 peserta pameran dari luar Bojonegoro dan 23 peserta dari Bojonegoro yang turut memamerkan produk unggulan mereka.

Total 108 Stand Ramaikan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Elzadeba mengungkapkan bahwa area festival dipenuhi berbagai stand yang menampilkan produk batik, hasil karya ekonomi kreatif, serta aneka produk unggulan daerah.

Sebanyak 69 stand ditempatkan di dalam tenda pameran dan diisi oleh perajin batik, pelaku ekonomi kreatif, serta berbagai produk lokal lainnya. Sementara itu, di area luar tenda tersedia 39 stand UMKM yang turut meramaikan kegiatan.

Dengan demikian, total terdapat 108 stand yang menjadi bagian dari Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026.

Kehadiran ratusan pelaku usaha tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran produk lokal sekaligus membuka peluang transaksi yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Hari Pertama Diisi Workshop Kreatif dan Penampilan Dudi Oris

Rangkaian kegiatan dimulai pada Rabu, 17 Juni 2026. Pembukaan festival diawali dengan pameran Bojonegoro Wastra Batik Festival yang menjadi pusat perhatian pengunjung.

Baca juga  Jadwal Operasional Ekspedisi di Jawa Timur Saat Libur Lebaran 2025

Selain pameran, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti workshop bertajuk Product Shot & Copywriting yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan promosi produk melalui media digital.

Pada malam hari, acara dilanjutkan dengan opening ceremony yang dimeriahkan penampilan musisi Dudi Oris bersama Vinoqi Entertainment.

Talkshow Digital Marketing dan Fashion Show Meriahkan Hari Kedua

Memasuki hari kedua pada Kamis, 18 Juni 2026, pengunjung disuguhi berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif.

Agenda dimulai dengan workshop Styling Hack & Draping yang memberikan wawasan seputar teknik penataan busana. Selanjutnya digelar talkshow inspiratif yang membahas strategi pemasaran digital inovatif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Selain itu, peserta pameran juga mengikuti lomba fashion show batik evening gown yang menampilkan kreativitas dalam mengolah kain batik menjadi busana yang menarik dan bernilai estetika tinggi.

Kemeriahan hari kedua ditutup dengan penampilan penyanyi Tasya Rosmala bersama Alaska Band.

Lomba Pelajar dan Pentas Seni Warnai Hari Ketiga Festival

Pada Jumat, 19 Juni 2026, fokus kegiatan diarahkan pada pelibatan generasi muda melalui berbagai perlombaan bertema batik dan budaya.

Baca juga  Update Kebakaran Gunung Bromo 2026: Luas Lahan Terbakar Capai 70 Hektare, BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Bombing

Beberapa kompetisi yang digelar antara lain lomba mewarnai bertema batik untuk siswa SD sederajat, lomba menggambar tema batik tingkat SMP sederajat, serta lomba mendongeng imajinatif bertema kain istimewa pemberian raja yang diikuti siswa SD dan MI sederajat.

Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi pelajar untuk lebih mengenal nilai budaya dan kekayaan wastra daerah sejak usia dini.

Pada malam hari, pengunjung akan disuguhi hiburan dari Band Lokal Peristiwa Harmoni dan penampilan Paduan Suara Pesona Geopark.

Upaya Mengenalkan Wastra Bojonegoro ke Masyarakat Lebih Luas

Melalui penyelenggaraan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mengapresiasi kekayaan wastra daerah.

Festival ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi produk UMKM lokal di pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta menciptakan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bojonegoro.

Kolaborasi antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan festival tersebut, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perajin batik, tetapi juga oleh pelaku usaha lokal dan masyarakat secara umum.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya