Viral Kasus Begal di Semarang: 2 Pelaku Berhasil Ditangkap, Polisi Beberkan Modusnya

Bagikan :
Polisi berhasil tangkap pelaku dan mengungkap modus atas kasus begal yang viral di Semarang (Instagram // @polrestabessemarang_official)

KabarJawa.com – Baru-baru ini, jagat media sosial, khususnya warganet Semarang dan sekitarnya dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan aksi pencurian dengan kekerasan (begal) di wilayahnya.

Rekaman ini kemudian dengan cepat menyebar luas dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

Tak lama setelah video tersebut beredar, jajaran Polrestabes Semarang mengumumkan bahwa pihaknya berhasil mengungkap kasus tindak pidana tersebut.

Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa dua pelaku begal yang beraksi di wilayah Semarang Timur itu kini telah berhasil diringkus oleh pihak kepolisian.

Kronologi Kejadian dan Modus Pelaku

Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (5/4/2026) di kawasan Jalan Halmahera, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur. Saat kejadian, para korban diketahui sedang dalam perjalanan menuju gereja.

“Berdasarkan keterangan korban, pelaku mendekati dan meminta barang berharga. Karena korban berusaha mempertahankan, pelaku kemudian melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan salah satu korban mengalami luka di bagian wajah,” ujarnya di Mapolrestabes Semarang pada Rabu, 8 April 2026.

Baca juga  Catat! Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 di Jateng: Maksimal Rp5,3 Juta, Ada di Mana Saja?

Pengejaran Pelaku hingga hingga ke Demak dan Magelang

Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, pihak Kepolisian Semarang kemudian melakukan serangkaian penyelidikan intensif.

Petugas mengumpulkan keterangan dari para saksi mata serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil olah data tersebut, identitas para pelaku berhasil dikantongi.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap salah satu pelaku berinisial DBS alias Weng, yang berhasil disergap petugas di wilayah Demak.

Dari hasil interogasi dan pengembangan kasus, petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku utama yang berinisial Dito.

Pelaku utama ini diketahui sempat melarikan diri dan berada di wilayah Magelang, hingga akhirnya pelariannya berhasil dihentikan oleh petugas.

Status Residivis dan Peran Masing-masing Pelaku

Kapolrestabes Semarang menambahkan fakta mengejutkan bahwa pelaku utama, Dito, merupakan seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan yang sudah berulang kali keluar-masuk jeruji besi sejak tahun 2019.

Dalam melancarkan aksi kejahatannya, kedua pelaku memiliki peran yang terorganisir.

Dito disebutkan bertindak sebagai eksekutor utama yang merampas barang korban dan tidak segan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Baca juga  PKH, BPNT, PIP hingga Beras 10 Kg: Bansos Lebaran 2025 Segera Cair

Kemudian, pelaku lainnya berperan sebagai pengemudi kendaraan bermotor sekaligus bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi kejadian.

Menutup keterangannya, Polrestabes Semarang juga menegaskan komitmen penuh untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan jalanan.

Pihak kepolisian juga akan terus meningkatkan frekuensi patroli serta kegiatan preventif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Semarang tetap aman dan kondusif.

Atas perbuatan tersebut, kedua pelaku kini telah diamankan di sel tahanan Mapolrestabes Semarang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya