Berawal dari Kebutuhan Sendiri, Atofa Bag Jadi Tas Handmade Asal Semarang Favorit Perias se-Indonesia

Bagikan :
Berawal dari kebutuhan pribadi, Atofa Bag kini jadi tas handmade favorit para perias di Indonesia dengan desain kuat dan multifungsi.

KABAR JAWA – Siapa sangka, dari kebutuhan pribadi seorang perias, lahirlah sebuah brand tas handmade asal Semarang yang kini menjadi andalan para makeup artist (MUA) di berbagai penjuru Indonesia.

Atofa Bag, begitu namanya, bukan hanya sekadar tas. Ia adalah simbol dari kreativitas yang tumbuh di tengah keterbatasan, dan bukti bahwa ide sederhana bisa menjelma jadi peluang besar jika digarap dengan ketekunan.

Cerita bermula saat Dyah Handayani, seorang perias sekaligus istri dari Muhamad Najmudin Mustofa, pemilik Atofa Bag yang merasa kesulitan mencari tas yang benar-benar bisa mengakomodasi perlengkapan riasnya.

Dalam kondisi pandemi yang serba terbatas, ia memutuskan untuk merancang dan membuat tas sendiri, sesuai kebutuhan profesinya.

“Atofa Bag rata-rata untuk perias, jadi awalnya dibuat untuk saya pakai sendiri karena kebetulan saya sendiri perias, tapi ternyata temen-temen dan rekan-rekan yang lain dari MUA dari perias pada pesan. Akhirnya dibuat dalam bentukan banyak dan alhamdulillah sampai keluar Jawa,” cerita Dyah.

Desain yang awalnya dibuat hanya untuk kebutuhan pribadi itu ternyata menuai respons antusias dari sesama MUA.

Baca juga  Jadwal dan Cara Daftar Golek Garwo Sesi 3: Ajang Cari Jodoh Serius, Kali Ini Digelar di Solo

Rupanya, banyak perias yang juga menghadapi masalah serupa, mereka butuh tas yang kuat, luas, dan praktis untuk membawa berbagai perlengkapan kerja.

Dengan bentuk yang multifungsi, Atofa Bag mampu memuat bukan hanya alat rias, tapi juga pakaian, keris, perhiasan, aksesoris, hingga perlengkapan dekorasi wedding organizer seperti lampu dan alat lainnya.

“Sebenarnya tas ini multifungsi, tapi kita khususkan rata-rata untuk perias,” lanjutnya.

Salah satu keunikan Atofa Bag terletak pada proses produksinya. Seluruh tas dijahit dengan tangan alias handmade, menggunakan bahan kain mikro berkualitas yang didatangkan dari luar daerah. Jahitan yang rapi dan bahan yang kuat menjadi nilai lebih yang membuat tas ini tahan dipakai setiap hari.

Tak hanya itu, Atofa Bag juga memberikan opsi bordir logo custom, baik untuk nama pribadi maupun logo perusahaan. Fitur ini sangat disukai oleh para pelaku usaha jasa seperti MUA, salon, dan wedding organizer.

“Sepenuhnya handmade, bordir logonya juga bisa custom. Bisa pakai logo masing-masing perusahaan dengan minimal pemesanan,” jelas Dyah.

Baca juga  Mengenal Arti Ad Interim Raja Solo: Istilah Ramai Disorot Usai PB XIII Wafat

Yang menarik, usaha ini justru tumbuh saat masa sulit pandemi. Ketika aktivitas rias-memerias di Pulau Jawa terhenti karena lockdown, pesanan justru datang dari luar Jawa yang tidak terlalu terdampak. Momen itulah yang kemudian menjadi titik balik, saat Atofa Bag mulai menyebar ke pasar yang lebih luas.

“Dirintis waktu pandemi, karena kerjaan sebelumnya off. Kemudian coba-coba bikin kreasi tas yang ternyata daerah luar Jawa waktu pandemi itu tidak terdampak. Ketika yang di Jawa terkena lockdown, justru yang luar Jawa sering melakukan pesanan,” kisahnya.

Dalam memasarkan produknya, Dian memilih cara yang sederhana namun efektif: melalui media sosial. Facebook dan Instagram menjadi pintu utama yang memperkenalkan Atofa Bag ke publik, bahkan tanpa bergantung pada marketplace seperti Shopee atau Tokopedia.

“Untuk pemasaran pertama kali dilakukan secara online pakai Facebook dan Instagram, tapi justru tidak pakai Shopee dan yang lainnya,” ungkapnya.

Produksi Atofa Bag sepenuhnya dilakukan di Kabupaten Semarang, dengan tenaga kerja lokal. Selain menghasilkan produk yang berkualitas, usaha ini sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar.

Baca juga  Prakiraan Cuaca Semarang dan Jawa Tengah, Kamis 30 Januari 2025: Waspadai Hujan dan Angin Kencang

“Tas kami jahitannya rapi dan kuat, jadi temen-temen perias pada seneng karena mereka pakai tiap hari, sehingga membutuhkan tempat untuk bawa-bawa yang kuat dan bahannya bagus,” kata Dyah.

Kini, Atofa Bag telah menjelma menjadi merek terpercaya di kalangan perias profesional. Lebih dari sekadar produk, ia adalah karya yang lahir dari ketulusan, keuletan, dan semangat untuk terus bergerak meski dalam masa sulit.

Bagi yang ingin melihat koleksi lengkap atau melakukan pemesanan custom, Atofa Bag bisa dijumpai melalui Instagram resmi di @atofa19, atau langsung menghubungi melalui WhatsApp di 0812-9314-4163.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya