
Kabarjawa – Harga sembako di Jawa Timur kembali mengalami fluktuasi pada hari ini, Rabu, 19 Maret 2025. Beberapa komoditas seperti cabai merah keriting dan cabai rawit merah mengalami kenaikan, sementara daging ayam kampung justru turun.
Mengetahui perkembangan harga sembako sangat penting bagi masyarakat karena berdampak langsung pada pengeluaran harian. Simak informasi lengkap mengenai harga sembako terbaru di Jawa Timur berikut ini.
Daftar Harga Sembako Terbaru
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), berikut adalah harga rata-rata sembako di Jawa Timur per 19 Maret 2025 pukul 10.15 WIB:
- Beras Premium: Rp 14.418/kg
- Beras Medium: Rp 12.426/kg
- Gula Kristal Putih: Rp 17.185/kg
- Minyak Goreng Curah: Rp 18.698/kg
- Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp 19.909/liter
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp 17.455/liter
- Minyak Goreng Minyakita: Rp 16.596/liter
- Daging Sapi Paha Belakang: Rp 119.185/kg
- Daging Ayam Ras: Rp 34.115/kg
- Daging Ayam Kampung: Rp 65.032/kg
- Telur Ayam Ras: Rp 26.665/kg
- Telur Ayam Kampung: Rp 44.962/kg
- Susu Kental Manis Bendera: Rp 12.414/370 gr
- Susu Kental Manis Indomilk: Rp 12.221/370 gr
- Susu Bubuk Bendera: Rp 38.212/400 gr
- Susu Bubuk Indomilk: Rp 36.796/400 gr
- Garam Bata: Rp 1.863
- Garam Halus: Rp 9.120/kg
- Cabai Merah Keriting: Rp 39.931/kg
- Cabai Merah Besar: Rp 39.812/kg
- Cabai Rawit Merah: Rp 82.571/kg
- Bawang Merah: Rp 40.476/kg
- Bawang Putih: Rp 38.690/kg
- Gas Elpiji: Rp 19.690
Perubahan Harga Hari Ini
Beberapa bahan pokok mengalami perubahan harga, di antaranya:
- Daging sapi paha belakang naik Rp 447 atau 0,38%.
- Daging ayam kampung turun Rp 1.193 atau 1,80%.
- Cabai merah keriting naik Rp 1.742 atau 4,56%.
- Cabai rawit merah naik Rp 1.209 atau 1,49%.
- Bawang merah turun Rp 443 atau 1,08%.
Faktor Penyebab Fluktuasi Harga
Perubahan harga sembako dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, di antaranya:
- Permintaan dan Penawaran: Jika permintaan tinggi sementara pasokan terbatas, harga cenderung meningkat.
- Cuaca dan Musim: Cuaca ekstrem atau perubahan musim memengaruhi hasil panen.
- Kebijakan Pemerintah: Regulasi seperti pembatasan impor dan perubahan pajak turut memengaruhi harga.
- Biaya Produksi: Kenaikan harga bahan baku, pupuk, atau upah pekerja dapat mendongkrak harga akhir.
- Nilai Tukar Mata Uang: Fluktuasi nilai tukar memengaruhi harga barang impor.
- Inflasi dan Stabilitas Ekonomi: Inflasi tinggi serta kondisi ekonomi yang tidak stabil turut berperan.
- Distribusi dan Logistik: Gangguan distribusi seperti pemogokan atau kemacetan berpotensi menurunkan pasokan dan menaikkan harga.
Memantau harga sembako sangat penting untuk merencanakan anggaran belanja sehari-hari, terutama di tengah fluktuasi yang sering terjadi akibat berbagai faktor seperti cuaca, kebijakan pemerintah, hingga kondisi ekonomi global.
Dengan mengetahui harga terkini, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur pengeluaran dan mencari alternatif yang lebih ekonomis.(Kabarjawa)