
Kabarjawa – Update 11 Maret 2025, Harga sembako selalu mengalami perubahan setiap harinya, baik naik maupun turun, tergantung berbagai faktor yang mempengaruhi pasar.
Mengetahui harga sembako terbaru menjadi hal penting bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kuliner, pedagang, dan ibu rumah tangga dalam mengatur anggaran belanja harian.
Hari ini, Selasa 11 Maret 2025, terdapat perubahan harga pada beberapa komoditas utama. Daging sapi dan cabai rawit mengalami kenaikan, sementara daging ayam kampung serta telur ayam kampung mengalami penurunan harga.
Harga bahan pokok lainnya cenderung stabil. Berikut informasi lengkap mengenai harga sembako terbaru di Jawa Timur.
Daftar Harga Sembako di Jawa Timur
Berikut adalah update harga sembako berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur:
- Beras
- Premium: Rp 14.442/kg
- Medium: Rp 12.534/kg
- Gula Pasir
- Gula kristal putih: Rp 17.364/kg
- Minyak Goreng
- Curah: Rp 18.925/kg
- Kemasan premium: Rp 20.105/liter
- Kemasan sederhana: Rp 17.435/liter
- Minyakita: Rp 16.634/liter
- Daging
- Sapi paha belakang: Rp 119.751/kg
- Ayam ras: Rp 34.441/kg
- Ayam kampung: Rp 64.205/kg
- Telur
- Ayam ras: Rp 27.998/kg
- Ayam kampung: Rp 44.368/kg
- Susu
- Kental manis merek Bendera: Rp 12.366 (370 gr/kl)
- Kental manis merek Indomilk: Rp 12.146 (370 gr/kl)
- Bubuk merek Bendera: Rp 38.500 (400 gr/dos)
- Bubuk merek Indomilk: Rp 36.577 (400 gr/dos)
- Garam
- Bata: Rp 1.712
- Halus: Rp 9.584/kg
- Cabai
- Merah keriting: Rp 38.974/kg
- Merah besar: Rp 42.258/kg
- Rawit merah: Rp 77.651/kg
- Bawang
- Merah: Rp 39.349/kg
- Putih: Rp 38.810/kg
- Gas Elpiji
- Rp 19.685/tabung
Perubahan Harga Sembako Hari Ini
Harga beberapa bahan pokok mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya:
- Naik:
- Daging sapi paha belakang naik Rp 2.060 (+1,75%)
- Cabai rawit merah naik Rp 1.650 (+2,17%)
- Turun:
- Daging ayam kampung turun Rp 3.473 (-5,13%)
- Telur ayam kampung turun Rp 2.108 (-4,54%)
Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Harga Sembako
Harga sembako tidak tetap dan selalu berfluktuasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya:
- Permintaan dan Penawaran
- Jika permintaan meningkat sedangkan pasokan terbatas, harga akan naik. Sebaliknya, jika stok melimpah namun permintaan rendah, harga akan turun.
- Cuaca dan Musim
- Cuaca ekstrem, banjir, atau kemarau panjang dapat mempengaruhi produksi pertanian sehingga mempengaruhi ketersediaan bahan pokok.
- Kebijakan Pemerintah
- Regulasi mengenai impor, pajak, dan subsidi dapat berdampak langsung pada harga sembako di pasar.
- Biaya Produksi dan Distribusi
- Harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, serta ongkos tenaga kerja yang naik akan meningkatkan biaya produksi dan distribusi.
- Kondisi Ekonomi dan Inflasi
- Inflasi tinggi akan berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa, termasuk sembako.
- Nilai Tukar Mata Uang
- Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dapat mempengaruhi harga bahan pokok yang bergantung pada impor.
- Masalah Rantai Distribusi
- Kendala logistik, pemogokan, atau kemacetan dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman yang berujung pada kelangkaan dan kenaikan harga.
Harga sembako di Jawa Timur per 11 Maret 2025 mengalami perubahan pada beberapa komoditas, dengan beberapa bahan pokok mengalami kenaikan dan penurunan harga.
Faktor-faktor seperti permintaan pasar, cuaca, kebijakan pemerintah, serta biaya produksi menjadi penyebab utama fluktuasi harga.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu memantau perkembangan harga agar dapat mengatur pengeluaran secara bijak.
Pantau terus update harga sembako setiap hari untuk mendapatkan informasi terkini mengenai harga bahan pokok di pasaran!(Kabarjawa)