Harga Cabai Mulai Turun, Wamentan Sidak Pasar Johar Semarang untuk Pantau Stabilitas Harga

Bagikan :
Harga Cabai Mulai Turun, Wamentan Sidak Pasar Johar Semarang untuk Pantau Stabilitas Harga
Harga Cabai Mulai Turun, Wamentan Sidak Pasar Johar Semarang untuk Pantau Stabilitas Harga(Sumber gambar : ilustrasi: pinterest/din.)

Kabarjawa – Menjelang bulan Ramadan dan Lebaran, stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi perhatian utama pemerintah. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Induk Johar, Semarang, guna memastikan harga-harga pangan tetap terkendali.

Sidak ini bertujuan untuk mengawasi harga bahan pokok, mencegah lonjakan harga yang tidak wajar, serta memastikan pasokan tetap aman.

Sidak di Pasar Johar: Pantauan Harga Pangan

Dalam kunjungannya, Sudaryono mengecek beberapa komoditas utama seperti bawang, cabai, daging, serta minyak goreng.

Salah satu temuan penting adalah harga cabai rawit merah yang sebelumnya melonjak hingga Rp 100 ribu per kilogram, kini mengalami penurunan menjadi Rp 70 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga bahan pangan lainnya cenderung stabil, meskipun ada sedikit fluktuasi pada beberapa produk.

Untuk harga cabai lainnya, cabai keriting merah dibanderol Rp 33 ribu per kilogram, rawit hijau Rp 45 ribu, hijau besar Rp 20 ribu, dan hijau keriting Rp 26 ribu. Sudaryono juga menegaskan bahwa tren harga ini diharapkan terus menurun seiring meningkatnya pasokan di pasar.

Baca juga  Asal-usul Anomali Italian Brainrot: Lengkap Tung Tung Tung Sahur, Tralalelo Tralala, dll

Minyak Goreng Sesuai HET, Tidak Ada Penimbunan

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap minyak goreng Minyakita. Berdasarkan hasil pengujian ulang oleh badan metrologi, volume minyak goreng yang dijual sesuai dengan standar yang ditetapkan. Harga Minyakita di Pasar Johar bahkan lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 15.500 per liter.

Sudaryono menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap stok dan distribusi minyak goreng agar tidak terjadi penimbunan yang dapat menyebabkan kelangkaan serta lonjakan harga di pasaran.

Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Lebaran

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah mengingatkan para pedagang untuk tidak melakukan spekulasi harga dengan menaikkan harga secara tidak wajar menjelang hari raya.

Sudaryono mengimbau agar pedagang tidak terpengaruh tren Fear of Missing Out (FOMO), di mana kenaikan harga yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya dianggap sebagai hal yang wajar dan akhirnya terus berulang.

Menurutnya, pemerintah tidak akan mentolerir praktik penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat. Jika ditemukan kasus seperti ini, tindakan tegas akan segera diambil, termasuk penyegelan gudang dan sanksi hukum bagi pelaku.

Baca juga  Update Harga Sembako di Jawa Timur Hari Ini, 28 Maret 2025

Harga Bahan Pokok Lainnya di Pasar Johar

Selain cabai dan minyak goreng, beberapa harga bahan pokok lainnya di Pasar Johar juga turut dipantau. Berikut rincian harga terbaru:

  • Bawang merah: Rp 45 ribu per kilogram
  • Bawang putih: Rp 40 ribu per kilogram
  • Daging ayam: Rp 40 ribu per kilogram (naik dari sebelumnya Rp 38 ribu)
  • Daging kambing: Rp 150 ribu per kilogram
  • Daging sapi: Rp 120 ribu per kilogram
  • Hati sapi: Rp 60 ribu per kilogram
  • Hati kambing: Rp 150 ribu per kilogram

Dengan semakin mendekatnya bulan Ramadan dan Lebaran, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar.

Sidak yang dilakukan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di Pasar Johar Semarang menunjukkan bahwa harga cabai mulai turun dan minyak goreng tersedia sesuai standar.

Pedagang diingatkan untuk tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Pemerintah menegaskan akan mengambil langkah tegas untuk memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat.(Kabarjawa)

Baca juga  Update Harga Sembako di Jawa Timur Hari Ini: Cabai Naik, Ayam Kampung Turun

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya