
Kabarjawa – Harga sembako di Jawa Timur terus mengalami fluktuasi setiap harinya. Faktor-faktor seperti cuaca, biaya produksi, serta kebijakan pemerintah berperan dalam menentukan harga pasar.
Masyarakat perlu mengetahui perkembangan harga sembako agar dapat mengatur anggaran belanja harian dengan lebih baik.
Berikut adalah update harga sembako terbaru di Jawa Timur pada Jumat, 28 Maret 2025, berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo).
Daftar Harga Sembako Hari Ini
Berikut adalah harga sembako per 28 Maret 2025 pukul 10.10 WIB:
- Beras
- Premium: Rp 14.399/kg
- Medium: Rp 12.519/kg
- Gula Pasir
- Gula kristal putih: Rp 12.519/kg
- Minyak Goreng
- Curah: Rp 18.632/kg
- Kemasan premium: Rp 20.030/liter
- Kemasan sederhana: Rp 17.349/liter
- Minyakita: Rp 16.531/liter
- Daging
- Sapi paha belakang: Rp 119.968/kg
- Ayam ras: Rp 34.213/kg
- Ayam kampung: Rp 64.595/kg
- Telur
- Ayam ras: Rp 26.373/kg
- Ayam kampung: Rp 44.551/kg
- Susu
- Kental manis merek Bendera: Rp 12.442 (370 gr)
- Kental manis merek Indomilk: Rp 12.223 (370 gr)
- Bubuk merek Bendera: Rp 37.520 (400 gr)
- Bubuk merek Indomilk: Rp 36.722 (400 gr)
- Garam
- Bata: Rp 1.538
- Halus: Rp 9.275/kg
- Cabai
- Merah keriting: Rp 47.142/kg
- Merah besar: Rp 47.693/kg (naik Rp 1.156 atau 2,48%)
- Rawit merah: Rp 82.426/kg (naik Rp 1.132 atau 1,39%)
- Bawang
- Merah: Rp 41.361/kg
- Putih: Rp 39.149/kg
- Gas Elpiji
- Rp 19.764
Sementara itu, harga daging ayam kampung mengalami penurunan sebesar Rp 1.853 atau sekitar 2,79 persen dari harga sebelumnya.
Faktor Penyebab Perubahan Harga Sembako
Beberapa faktor yang menyebabkan harga sembako naik atau turun antara lain:
- Permintaan dan Penawaran
- Jika permintaan tinggi sedangkan pasokan terbatas, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika stok melimpah, harga bisa turun.
- Cuaca dan Musim
- Perubahan musim dan cuaca ekstrem dapat mempengaruhi hasil pertanian, sehingga berdampak pada pasokan dan harga barang.
- Kebijakan Pemerintah
- Regulasi impor, subsidi, dan kebijakan pajak dapat mempengaruhi harga bahan pokok di pasaran.
- Biaya Produksi dan Distribusi
- Harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, dan upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan distribusi, yang akhirnya berdampak pada harga jual sembako.
- Nilai Tukar Mata Uang
- Fluktuasi kurs dapat mempengaruhi harga barang impor. Jika mata uang lokal melemah, harga barang impor akan lebih mahal.
- Inflasi dan Kondisi Ekonomi
- Inflasi tinggi akan menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa, termasuk sembako. Situasi ekonomi yang tidak stabil juga bisa mempengaruhi harga di pasar.
- Gangguan Distribusi
- Masalah dalam rantai pasokan, seperti kemacetan atau pemogokan pekerja, dapat menghambat distribusi dan meningkatkan harga barang.
Harga sembako di Jawa Timur mengalami perubahan setiap harinya akibat berbagai faktor, mulai dari cuaca, kebijakan pemerintah, hingga kondisi ekonomi.
Mengetahui harga bahan pokok sangat penting bagi masyarakat agar bisa mengelola anggaran belanja dengan baik. Pemerintah dan pihak terkait perlu terus memantau serta mengambil kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.(Kabarjawa)