Gibran Tekankan Swasembada Pangan dan Penanganan Stunting dalam Retret Akmil Magelang

Bagikan :
Gibran Tekankan Swasembada Pangan dan Penanganan Stunting dalam Retret Akmil Magelang
Gibran Tekankan Swasembada Pangan dan Penanganan Stunting dalam Retret Akmil Magelang(sumbergambar :pixabay/ignartonosbg)

Kabarjawa – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memberikan arahan kepada ratusan kepala daerah dalam retret yang berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Rabu, 26 Februari 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyoroti berbagai program strategis yang harus menjadi prioritas daerah, termasuk swasembada pangan, pemenuhan gizi masyarakat, dan upaya percepatan penurunan angka stunting.

Retret ini menjadi ajang koordinasi penting bagi para kepala daerah dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan di berbagai sektor.

Gibran menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam mengelola rantai pasok untuk mendukung ketahanan pangan nasional serta mengoptimalkan sistem irigasi demi keberlanjutan sektor pertanian.

Fokus pada Program Makan Bergizi Gratis

Salah satu poin utama yang disampaikan oleh Gibran dalam arahannya adalah implementasi turunan dari Asta Cita, yaitu program makan bergizi gratis.

Program ini bertujuan untuk memastikan setiap masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, mendapatkan akses terhadap makanan sehat dan berkualitas guna meningkatkan gizi dan kesehatan secara keseluruhan.

Para kepala daerah diminta untuk aktif dalam mempersiapkan rantai pasok agar produksi dan distribusi bahan pangan dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerah masing-masing.

Baca juga  Misteri Koper Merah di Ngawi: Penemuan Mayat Perempuan yang Menggegerkan

Target Swasembada Pangan dan Perbaikan Irigasi

Dalam pidatonya, Gibran menekankan pentingnya pencapaian swasembada pangan sebagai salah satu prioritas utama pemerintah. Ia menunjukkan berbagai ilustrasi mengenai kondisi irigasi yang masih membutuhkan perhatian lebih dari para kepala daerah.

Infrastruktur pertanian yang baik diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan pangan.

Selain itu, kepala daerah diimbau untuk tidak menghabiskan anggaran dengan melakukan studi banding ke luar negeri, melainkan lebih fokus pada peningkatan kapasitas daerah dalam mengelola sektor pertanian secara mandiri dan efektif.

Penanganan Stunting dan Studi Kasus Kabupaten Sekadau

Isu penurunan angka stunting juga menjadi sorotan dalam retret ini. Gibran mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dalam menekan angka stunting secara signifikan.

Bupati Sekadau pun diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan strategi yang telah diterapkan sehingga keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Stunting masih menjadi permasalahan serius di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah dengan tingkat kesejahteraan rendah.

Baca juga  FTI UAJY Gelar Seminar Nasional Ergonomi, Bahas Masa Depan Keselamatan Kerja Adaptif di Era Industri Modern

Oleh karena itu, koordinasi dan implementasi program yang efektif menjadi kunci dalam upaya percepatan penurunan angka stunting secara nasional.

Retret kepala daerah di Akmil Magelang menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program strategis nasional.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan peran kepala daerah dalam mengoptimalkan rantai pasok pangan, memperbaiki sistem irigasi, serta berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting.

Dengan adanya arahan ini, diharapkan para kepala daerah dapat lebih fokus dalam mengembangkan kebijakan berbasis kebutuhan daerah, tanpa perlu melakukan studi banding ke luar negeri.

Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri dalam sektor pangan dan kesehatan masyarakat.(Kabarjawa)

 

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid