Empat Pejabat Bermasalah dalam 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran

Bagikan :

Kabarjawa – Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memasuki 100 hari pertama dengan sejumlah dinamika, termasuk ulah dari beberapa pejabat negara yang bermasalah atau kontroversi. Aksi mereka viral di media sosial dan bahkan mendapat protes dari publik serta pegawai di instansi mereka. Siapa saja mereka dan apa yang sebenarnya terjadi?

1. Yandri Susanto: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal

Yandri Susanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT), membuat heboh setelah menggunakan kop surat resmi kementerian untuk acara pribadi.

Surat tersebut digunakan untuk mengundang tamu dalam acara peringatan haul ibunya, yang juga merayakan Hari Santri 2024. Tindakan ini menuai kritik keras dari berbagai pihak, termasuk Mahfud MD, yang menyebutnya sebagai pelanggaran etika birokrasi.

Yandri mengklarifikasi bahwa penggunaan kop surat kementerian adalah kesalahan administrasi dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Meskipun demikian, ia mendapat teguran resmi dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya yang memperingatkan seluruh menteri agar lebih berhati-hati dalam menggunakan atribut kementerian untuk kepentingan pribadi.

Baca juga  Isu Rapel Gaji Pensiun PNS 2025 Masih Ramai Dibahas, Begini Faktanya

2. Gus Miftah: Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama

Gus Miftah, atau Miftah Maulana Habiburrohman, menjadi sorotan setelah menghina seorang penjual es teh, Sunhaji, dalam ceramahnya di Magelang. Ucapan tak pantas yang dilontarkannya membuat video tersebut viral dan memicu kemarahan publik.

Setelah ditegur langsung oleh Presiden Prabowo melalui Seskab, Miftah meminta maaf secara langsung kepada Sunhaji dan akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya.

Miftah menegaskan bahwa keputusan mundur diambil demi menjaga kehormatan dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.

Meski telah meminta maaf, kontroversi yang melibatkan dirinya tetap meninggalkan jejak negatif di mata publik.

3. Raffi Ahmad: Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni

Artis Raffi Ahmad juga tidak luput dari kontroversi. Penggunaan mobil dinas berpelat RI 36 yang dikawal petugas patroli viral di media sosial dan menuai kritik.

Raffi mengakui bahwa mobil tersebut adalah kendaraan dinasnya, meskipun saat kejadian ia tidak berada di dalam mobil.

Raffi menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat mobil sedang menjemputnya untuk menghadiri rapat. Meskipun demikian, tindakan pengawalan yang dianggap arogan oleh petugas patwal tetap menjadi sorotan.

Baca juga  Ditinggal Kerja, Motor Karyawan Ini Raib! Pelaku Mengaku di Medsos, Nasibnya Gimana?

Istana melalui Seskab Mayor Teddy Indra Wijaya memberikan teguran atas insiden ini.

4. Satryo Soemantri Brodjonegoro: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Satryo Soemantri Brodjonegoro menghadapi demo dari pegawai di kementeriannya. Demo tersebut memprotes dugaan pemecatan pegawai yang tidak sesuai prosedur dan kebijakan mutasi besar-besaran yang dilakukan Satryo.

Pegawai menuduh bahwa pemecatan dan mutasi dilakukan dengan cara yang tidak etis dan tidak adil.

Satryo membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa kebijakan mutasi dilakukan untuk efisiensi anggaran sesuai arahan Presiden Prabowo.

Ia juga membantah adanya tuduhan penamparan terhadap pegawai, menegaskan bahwa tidak ada kekerasan yang terjadi.

Empat pejabat negara ini telah menciptakan kontroversi dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. Dari penggunaan atribut resmi untuk kepentingan pribadi, penghinaan terhadap warga, hingga kebijakan mutasi yang diprotes, berbagai insiden ini mencerminkan tantangan yang dihadapi pemerintahan dalam menjaga integritas dan profesionalisme para pejabatnya.

Diharapkan, langkah-langkah evaluasi dan teguran yang telah diberikan dapat menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya.(Kabarjawa)

Baca juga  Isi Chat Mahasiswa FH UI Seperti Apa? Heboh Dugaan Pelecehan Viral di Medsos

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid