Dua Kurir BBM Subsidi Ilegal Ditangkap di Banyumas, Polisi Amankan 2.640 Liter Pertalite

Bagikan :
Dua Kurir BBM Subsidi Ilegal Ditangkap di Banyumas, Polisi Amankan 2.640 Liter Pertalite
Dua Kurir BBM Subsidi Ilegal Ditangkap di Banyumas, Polisi Amankan 2.640 Liter Pertalite(sumber gambar : ilustrasi: pixabay/MatteoBaronti)

Kabarjawa – Peredaran bahan bakar minyak (BBM) subsidi secara ilegal masih menjadi masalah serius di Indonesia.

Baru-baru ini, dua pria asal Kabupaten Cilacap diamankan oleh pihak kepolisian karena membawa ribuan liter pertalite bersubsidi untuk diperjualbelikan secara ilegal di Banyumas.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan jaringan yang lebih luas, dengan seorang pelaku berinisial T yang hingga kini masih buron.

Penangkapan Kurir BBM Ilegal

Tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Banyumas berhasil menangkap dua pria berinisial MG (48) dan IM (38) saat membawa BBM bersubsidi jenis pertalite.

Penangkapan ini terjadi pada 10 Januari 2025 di wilayah Wangon, Banyumas, sekitar pukul 02.39 WIB.

Polisi mendapatkan informasi adanya aktivitas pengangkutan BBM subsidi ilegal sebelum akhirnya melakukan penyelidikan dan menangkap kedua tersangka.

Keduanya berperan sebagai kurir yang telah memiliki kesepakatan dengan seseorang berinisial T, yang kini masih dalam pengejaran.

Polisi menemukan 80 jeriken berisi pertalite di kendaraan yang mereka gunakan. Setiap jeriken berisi 33 liter, sehingga total BBM ilegal yang diamankan mencapai 2.640 liter.

Baca juga  Kalau ke Banyumas Jangan Lupa Cobain Sroto Sokaraja yang Disajikan dengan Kuah Kental dan Kerupuk Warna-Warni

Modus Operandi dan Tujuan Penjualan

Para tersangka diduga berangkat dari Cilacap pada malam hari, 9 Januari 2025, dengan tujuan mendistribusikan BBM subsidi ilegal ke wilayah Banyumas.

Rencananya, BBM tersebut akan dijual ke pengecer dan pertamini dengan harga Rp 11 ribu per liter. Harga ini lebih tinggi dibandingkan harga resmi, namun masih dianggap lebih murah dibandingkan BBM nonsubsidi, sehingga menarik bagi para pembeli.

Dalam aksinya, mereka berperan sebagai perantara yang mengangkut BBM dari sumber di Cilacap menuju Banyumas. Polisi menduga masih ada jaringan lain yang terlibat dalam penyalahgunaan distribusi BBM subsidi ini.

Pengembangan Kasus dan Pengejaran Pelaku Lain

Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap jaringan yang lebih besar di balik peredaran BBM ilegal ini.

Fokus utama saat ini adalah menangkap T, yang diduga sebagai pengendali utama dalam distribusi ilegal tersebut.

Menurut penyelidikan sementara, para tersangka belum sempat bertemu dengan T sebelum ditangkap.

Polisi segera bergerak ke lokasi yang diduga menjadi tempat pertemuan mereka, tetapi sosok T sudah tidak berada di sana. Upaya pencarian dan pengungkapan jaringan ini masih terus dilakukan.

Baca juga  Pesona Curug Jenggala: Keindahan Air Terjun Eksotis di Banyumas

Sanksi Hukum yang Dihadapi

Atas perbuatannya, MG dan IM dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang tentang penyalahgunaan pengangkutan dan niaga BBM, bahan bakar gas, serta liquefied petroleum gas (LPG) yang bersubsidi.

Jika terbukti bersalah, mereka dapat dikenakan hukuman penjara maksimal enam tahun serta denda hingga Rp 60 miliar.

Kasus ini menjadi bukti bahwa peredaran BBM subsidi ilegal masih marak terjadi. Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk mencegah kerugian negara serta memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.

Dengan adanya tindakan cepat dari kepolisian, diharapkan jaringan penyalahgunaan ini dapat diungkap secara menyeluruh.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait distribusi BBM ilegal agar tindakan hukum dapat segera diambil.(Kabarjawa)

 

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya