Desa Adaptif AI (DESAI) Jadi Upaya UAJY dan STP AMPTA Berdayakan Masyarakat Desa di Era Digital

Bagikan :
Pamong desa/kalurahan di DIY belajar AI bersama UAJY dan STP AMPTA melalui program pelatihan inovatif DESAI (Desa Adaptif AI).
Pamong desa/kalurahan di DIY belajar AI bersama UAJY dan STP AMPTA melalui program pelatihan inovatif DESAI (Desa Adaptif AI).

Yogyakarta, KabarJawa.com – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) bersama Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Ampta Yogyakarta resmi meluncurkan program pelatihan inovatif bertajuk DESAI (Desa Adaptif AI) pada Rabu (15/07/2026) di Hotel Tara, Yogyakarta.

Mengangkat tema “Among Desa: Digital Storytelling dan Artificial Intelligence untuk Mendukung Empat Pilar Keistimewaan DIY”, program kolaboratif ini terselenggara atas kerja sama sinergis dengan Nayantaka (Paguyuban Kalurahan DIY) serta didukung penuh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Agenda peluncuran diisi dengan pendampingan intensif dan diikuti sekitar 50 pengelola dan pimpinan kalurahan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut pada tanggal 15-16 Juli 2026.

Para pamong merupakan garda terdepan sekaligus poros penggerak pembangunan di tingkat akar rumput sehingga harus menjadi yang pertama kali mengerti bagaimana pemanfaatan AI di era digital ini.

UAJY bersama STP AMPTA menghadirkan program pelatihan bertajuk DESAI ini sebagai langkah taktis atas jawaban urgensi digitalisasi kawasan pedesaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui penguatan kapasitas literasi teknologi bagi para pamong kalurahan.

Baca juga  Pemda DIY Perkenalkan Glamping di Hutan Pinus Pengger, Destinasi Baru Wisata Alam Berkelanjutan Jalur Dlingo–Patuk

UAJY menilai, di era keterbukaan informasi, kalurahan tidak boleh lagi sekadar menjadi objek pembangunan, melainkan harus bertransformasi menjadi subjek aktif yang mampu mengelola dan menarasikan potensinya sendiri.

Peluncuran program pelatihan inovatif DESAI (Desa Adaptif AI) dari UAJY dan STP AMPTA.
Peluncuran program pelatihan inovatif DESAI (Desa Adaptif AI) dari UAJY dan STP AMPTA.

Penguasaan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) dan teknik komunikasi digital diharapkan dapat meruntuhkan sekat birokrasi kaku, serta mempercepat proses digitalisasi administrasi dan promosi wilayah secara mandiri dan berkelanjutan.

Fokus utama dalam Program DESAI ini diarahkan untuk mendukung Empat Pilar Keistimewaan DIY yang mencakup aspek kebudayaan, pertanahan, tata ruang, dan kelembagaan.

Penyelarasan ini pun dinilai krusial agar gelombang digitalisasi dan pemanfaatan AI yang masif di pedesaan tidak mencerabut nilai-nilai luhur budaya setempat.

Di era ini, UAJY menilai teknologi harus dimanfaatkan sebagai perisai digital sekaligus instrumen modern untuk mengamplifikasi corak tradisi, menjaga kearifan lokal Keistimewaan DIY, serta mendokumentasikan memori kolektif masyarakat desa agar tetap relevan dan dikenal luas oleh generasi muda global.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMK2PS) DIY, KPH Yudanegara yang hadir dalam acara peluncuran program pelatihan inovatif DESAI memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Baca juga  UAJY Ajak Mahasiswa Internasional Telusuri Jejak Hindia Belanda Lewat ISG 2026

Menurutnya, kesiapan pamong kalurahan dalam mengadopsi teknologi digital merupakan kunci keberlanjutan pembangunan lokal di era modern.

“Pemerintah daerah sangat menyambut baik kehadiran Program DESAI ini. Transformasi digital di tingkat kalurahan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan pemanfaatan potensi lokal,” katanya.

Ia menambahkan pihaknya ingin pamong kalurahan bisa beradaptasi dengan teknologi yang terus berkembang secara masif demi memperkuat tata kelola kelembagaan hingga dokumentasi budaya.

“Kita ingin para pamong kalurahan tidak gagap teknologi, melainkan mampu mengendalikan kecerdasan buatan ini untuk memperkuat tata kelola kelembagaan dan mendokumentasikan kekayaan budaya kita,” katanya lagi.

KPH Yudanegara menambahkan, dengan literasi digital yang kuat, kemandirian kalurahan yang selaras dengan nilai-nilai Keistimewaan DIY dapat terwujud dengan lebih cepat dan terukur.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?