Kabarjawa – Wilayah Pujon, Ngantang, dan Kasembon di Kabupaten Malang tengah menghadapi ancaman bencana akibat cuaca ekstrem. Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, delapan kejadian longsor telah dilaporkan di kawasan Pujon ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat melintasi jalur yang rawan longsor dan pohon tumbang.
Wilayah Pujon Malang Rawan Longsor
Kabupaten Malang, khususnya bagian barat yang meliputi Pujon, Ngantang, dan Kasembon, memiliki kondisi geografis berbukit yang membuatnya rentan terhadap tanah longsor.
Ditambah dengan curah hujan yang tinggi berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi bencana semakin meningkat.
BPBD Kabupaten Malang mencatat bahwa selama 10 hari terakhir, delapan kejadian longsor telah terjadi di wilayah ini.
Kejadian ini berdampak pada aksesibilitas jalan utama, terutama jalur penghubung Malang-Kediri yang sempat tertutup total akibat material longsor dan pohon tumbang.
Dampak Longsor terhadap Akses Jalan
Salah satu longsor terbaru terjadi di Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, yang menyebabkan akses jalan Malang-Kediri tertutup total akibat pohon tumbang.
Sebelumnya, pada Kamis (30/1/2025), longsor juga terjadi di Jalan Dadapan Etan, Desa Bendosari. Material longsor yang menutupi jalan memerlukan upaya pembersihan dari personel BPBD Kabupaten Malang, aparat TNI-Polri, serta bantuan warga setempat.
BPBD telah berupaya membersihkan material longsor sehingga jalur utama kembali dapat dilalui. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati saat melintas di wilayah tersebut mengingat potensi longsor masih tinggi.
Imbauan BPBD dan Kewaspadaan Masyarakat
BPBD Kabupaten Malang menekankan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat yang melintasi wilayah Pujon, Ngantang, dan Kasembon. Dengan meningkatnya curah hujan, risiko tanah longsor dan pohon tumbang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu memperhatikan informasi terkini terkait cuaca serta menghindari perjalanan saat hujan deras.
Dalam menghadapi musim hujan yang ekstrem, masyarakat yang berada di atau melintasi kawasan rawan longsor harus meningkatkan kewaspadaan.
Kejadian delapan longsor dalam kurun waktu 10 hari terakhir menjadi peringatan serius akan risiko bencana di wilayah Pujon, Ngantang, dan Kasembon.
Dengan mengikuti imbauan BPBD dan memperhatikan kondisi cuaca, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan terhindar dari bahaya bencana alam.(Kabarjawa)