Dampak Dugaan Korupsi Pertamina: Penjualan Pertamax di Gunungkidul Menurun, Pengelola SPBU Beri Jaminan Kualitas

Bagikan :
Dampak Dugaan Korupsi Pertamina Penjualan Pertamax di Gunungkidul Menurun, Pengelola SPBU Beri Jaminan Kualitas
Dampak Dugaan Korupsi Pertamina Penjualan Pertamax di Gunungkidul Menurun, Pengelola SPBU Beri Jaminan Kualitas(sumber gambar : ilustrasi: pixabay/Engin_Akyurt)

Kabarjawa – Dampak dugaan korupsi yang melibatkan pencampuran Pertalite dengan Pertamax di tubuh Pertamina terus menjadi sorotan publik.

Berita ini tidak hanya mempengaruhi citra perusahaan, tetapi juga berdampak langsung pada kepercayaan masyarakat terhadap kualitas bahan bakar yang mereka beli di SPBU.

Salah satu dampak yang paling terasa terjadi di Gunungkidul, DI Yogyakarta, di mana sejumlah pengelola SPBU melaporkan adanya penurunan penjualan Pertamax akibat kekhawatiran konsumen. Untuk mengatasi keraguan ini, pengelola SPBU pun berusaha meyakinkan pelanggan dengan berbagai cara.

Penurunan Penjualan Pertamax di Gunungkidul

Sejak munculnya dugaan korupsi ini, beberapa SPBU di Gunungkidul mengalami penurunan drastis dalam penjualan Pertamax. Salah satu pengelola SPBU di Baleharjo, Wonosari, mencatat bahwa penjualan Pertamax sempat anjlok hingga 25 persen.

Sebaliknya, konsumsi Pertalite justru mengalami peningkatan meskipun dalam jumlah yang tidak terlalu signifikan. Konsumen yang biasanya menggunakan Pertamax memilih untuk beralih ke Pertalite sebagai bentuk kehati-hatian dalam memastikan kualitas bahan bakar yang digunakan.

Langkah SPBU dalam Menjaga Kepercayaan Konsumen

Baca juga  Skandal Korupsi Pertamina: Modus Oplosan Pertalite Jadi Pertamax Terungkap

Untuk menjawab keresahan masyarakat, pengelola SPBU mengambil langkah proaktif dengan menyediakan botol bening berisi sampel bahan bakar sebagai pembanding.

Botol tersebut bertuliskan label Pertamax dan Pertalite sehingga pelanggan dapat dengan mudah melihat perbedaan warna keduanya.

Pertamax yang memiliki warna biru keunguan dapat dibedakan dengan jelas dari Pertalite yang berwarna hijau terang.

Selain itu, pihak SPBU memastikan bahwa sebelum bahan bakar dikirim dari depo, telah dilakukan pengecekan ketat, dan setibanya di SPBU, bahan bakar juga dicek kembali sebelum dibongkar dan digunakan.

Respon Masyarakat terhadap Isu Dugaan Korupsi

Di tengah isu ini, beberapa konsumen mulai menunjukkan perubahan perilaku dalam pemilihan bahan bakar. Seorang warga Wonosari, Pandu, mengaku lebih sering menggunakan Pertalite meskipun sesekali tetap membeli Pertamax jika antrean di SPBU terlalu panjang.

Sementara itu, Gunawan, warga Patuk, mengaku bahwa dirinya kini lebih memilih menggunakan Pertalite secara terus-menerus dibandingkan bolak-balik antara Pertamax dan Pertalite.

Menurutnya, ia baru akan kembali membeli Pertamax jika sudah benar-benar yakin bahwa kualitas bahan bakar tersebut tidak tercampur.

Baca juga  Link Download Logo HUT Kota Solo 2025, Resmi: Bisa Buat Banner, Poster, Spanduk, dll

Dugaan korupsi dalam pencampuran bahan bakar Pertamina telah memunculkan dampak nyata terhadap penjualan BBM, terutama di daerah seperti Gunungkidul.

Kepercayaan masyarakat terhadap kualitas Pertamax sempat goyah, menyebabkan penurunan penjualan yang cukup signifikan. Namun, upaya pengelola SPBU dalam memberikan jaminan kualitas, seperti pengecekan berlapis dan penyediaan sampel visual, mulai mengembalikan kepercayaan konsumen sedikit demi sedikit.

Seiring waktu, diharapkan kondisi ini bisa kembali normal, dan masyarakat bisa mendapatkan bahan bakar yang sesuai dengan standar yang dijanjikan.(Kabarjawa)

 

 

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid