KabarJawa.com – Desil sedang menjadi pembahasan hangat di media sosial. Cara cek desil 1 sampai 10 sendiri bisa dilakukan secara online lewat Google di laman cekbansos.kemensos.go.id atau melalui laman dtsen-form.bps.go.id.
Berdasarkan penjelasan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui akun Facebook resminya, desil dikatakan sebagai sistem pembagian data yang mengelompokkan masyarakat dalam 10 kategori berbeda, di mana setiap angka desil mewakili kondisi ekonomi dan kesejahteraan.
Semakin tinggi angka desil, semakin baik kondisi perekonomian dan tingkat kesejahteraan seseorang. Sementara semakin kecil angka desil berarti kondisinya tidak sejahtera dan diketagorikan miskin sehingga layak mendapatkan bantuan serta fasilitas subsidi dari pemerintah.
Cara Cek Desil 1 Sampai 10
Untuk mengetahui status desil, Anda bisa melakukan pengecekan online dengan cara berikut:
1. Cara Cek Desil Melalui cekbansos.kemenso.id
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id di browser
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Tuliskan kode huruf yang muncul di layar
- Klik “Cari Data”
2. Cara Cek Desil Melalui dtsen-form.bps.go.id
- Buka laman dtsen-form.bps.go.id melalui browser
- Klik lainnya
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan
- Tuliskan kode captcha yang muncul di samping kotak captcha
- Klik Cek Data
Arti Kategori Desil 1-10
Melansir laman resmi Kalurahan Ngunut, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, sistem desil digunakan sebagai dasar pemerintah dalam menentukan siapa saja yang masuk kategori prioritas penerima program bantuan. Berikut penjelasan arti kategori desil 1 sampai 10:
- Desil 1 – Sangat Miskin. Kelompok ini merupakan masyarakat dengan kondisi ekonomi paling bawah. Mereka biasanya tidak memiliki pekerjaan yang stabil, pendapatan tidak menentu. Kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Mereka menjadi kelompok prioritas utama dalam seluruh program Bansos.
- Desil 2 – Miskin. Masyarakat di kategori ini memiliki pendapatan rendah dan sangat rentan terhadap perubahan ekonomi. Misalnya mudah terdampak kenaikan harga, tidak punya tabungan atau cadangan ekonomi
- Desil 3 – Hampir Miskin. Kelompok ini tidak termasuk miskin ekstrem, tetapi rawan jatuh miskin. Risikonya meningkat ketika terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), keaikan harga kebutuhan pokok, gangguan ekonomi lainnya
- Desil 4 – Rentan Miskin. Kondisi ekonomi mereka relatif stabil, namun tetap rentan jika terjadi bencana, sakit berat, penurunan pendapatan mendadak. Mereka masih masuk kategori layak menerima Bansos dalam kondisi tertentu.
- Desil 5 – Pas-pasan. Kelompok ini sudah berada pada batas aman ekonomi, namun belum sepenuhnya sejahtera. Mereka biasanya memiliki pekerjaan tetap, penghasilan mencukupi, tetapi mepet kebutuhan. Tetap berpeluang mendapatkan beberapa jenis bantuan.
- Desil 6 – Menengah. Kelompok ini sudah dianggap cukup sejahtera. Mereka memiliki pendapatan stabil, tergolong aman dari risiko kemiskinan. Tidak diprioritaskan untuk menerima bansos regular.
- Desil 7 – Menengah ke atas. Kelompok ini bukan merupakan sasaran pengentasan kemiskinan dan penerima bantuan sosial pemerintah.
- Desil 8 – Relatif tinggi. Masyakarat pada kelompok desil ini dikatakan memiliki tingkat kesejahteraan yang relatif tinggi tapi bukan berarti kaya raya.
- Desil 9 – Sangat tinggi. Kelompok ini terbilang memiliki tingkat kesejahteraan yang baik sehingga tidak akan bisa menerima bantuan sosial atau subsidi dari pemerintah. Tetapi kondisi ekonomi pemilik desil tidak selalu sama.
- Desil 10 – Paling tinggi. Kelompok ini bisa dikatakan sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi, diisi orang-orang dengan kekayaan besar dan penghasilan yang besar.
Cara Mengajukan Perubahan Desil
Bagi Anda yang merasa status desil tidak sesuai dengan kondisi nyata, Anda bisa mengajukan perubahan status desil dengan cara berikut:
1. Online Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Unduh aplikasi di Google Play Store
- Buat akun
- Login menggunakan username dan password yang dibuat
- Pilih menu “Usulkan Pembaruan”
- Isi dan lengapi data serta pernyataan
- Pengajuan akan melalui proses verifikasi dan hasilkan diputuskan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial
2. Offline di Kantor Kelurahan/Desa
- Datang ke kantor Kelurahan/Desa setempat
- Sampaikan keinginan untuk melakukan perubahan data DTSEN
- Ikuti prosedur dan lengkapi berkas serta syarat
- Proses verifikasi akan disampaikan oleh Pendamping Sosial atau pihak Pemerintah Desa/Kelurahan setempat. Namun hasil perubahan ditetapkan oleh Kemensos langsung
Hal-hal yang Mempengaruhi Desil
Status desil sendiri bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, menurut penjelasan BPS berikut beberapa hal yang berpengaruh terhadap desil seseorang:
- Kondisi sosial dan demografi. Meliputi karakteristik anggota rumah tangga, seperti komposisi keluarga dan kondisi demografis.
- Kondisi tempat tinggal. Termasuk kondisi rumah, fasilitas tempat tinggal, serta akses terhadap sanitasi dan air bersih.
- Kepemilikan aset. Kepemilikan berbagai aset menjadi bagian dari gambaran kondisi ekonomi rumah tangga.
- Kondisi ekonomi dan tingkat kesejahteraan. Kondisi ekonomi rumah tangga menjadi bagian penting dalam menentukan posisi kesejahteraan relatif.
- Kondisi kelompok penduduk khusus. Data juga memperhatikan kerentanan kelompok tertentu dalam rumah tangga.
- Informasi sosial-ekonomi lainnya. Data pendukung lain juga dikumpulkan untuk memberikan gambaran kondisi rumah tangga secara lebih lengkap.
- Informasi geospasial/wilayah. Data lokasi dan karakteristik wilayah juga termasuk dalam informasi Regsosek.***