Buntut Kasus Driver ShopeeFood Jogja Vs Customer, Oknum Massa Rusak Mobil Petugas: Polisi Kantongi Nama Pelaku

Bagikan :
24 Pelaku Kejahatan Jalanan di Surabaya Ditangkap, Polisi Perketat Keamanan Jelang Ramadhan
Buntut kasus driver ShopeeFood Vs Customer, oknum ojol rusak mobil polisi, foto ilustrasi (sumber gambar : Pixabay/fsHH)

KABAR JAWA – Insiden antara seorang pengemudi ShopeeFood di Yogyakarta dan pelanggannya masih menjadi sorotan publik.

Perseteruan yang awalnya bermula dari dugaan penganiayaan terhadap salah satu kurir ShopeeFood kini menjalar menjadi aksi massa hingga berujung pada pengrusakan kendaraan dinas milik kepolisian.

Adapun peristiwa yang terjadi di kawasan Bantulan, Sidoarum, Godean, Sleman ini tidak hanya memantik emosi rekan-rekan ojol (ojek online), tetapi juga mengundang perhatian pihak kepolisian yang harus turun tangan langsung guna mengamankan situasi.

Lalu, bagaimana kronologi lengkap dari kejadian yang berujung pada rusaknya mobil patroli Polisi tersebut?

Massa Driver ShopeeFood Datangi Rumah Customer

Kejadian bermula pada Jumat malam, 4 Juli 2025, menjelang tengah malam.

Sekelompok driver ShopeeFood mendatangi sebuah rumah di wilayah Bantulan.

Rumah tersebut diketahui merupakan kediaman seorang pelanggan berinisial TTW, yang diduga telah melakukan kekerasan fisik terhadap salah satu pengemudi ShopeeFood.

Untuk mencegah situasi semakin memanas, aparat dari Polresta Sleman segera mengerahkan personel ke lokasi.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar tidak terjadi gangguan terhadap ketertiban umum dan keselamatan warga sekitar.

Baca juga  Hari Buruh 1 Mei 2025 Libur atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap dan Daftar Tanggal Merah Lainnya!

Massa Bergerak ke Polresta Sleman

Sekitar pukul 01.00 WIB, gelombang massa kembali bergerak, kali ini menuju ke Polresta Sleman.

Tujuan mereka adalah menuntut kejelasan mengenai status hukum dari TTW, sosok yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.

Untuk meredam situasi, pada pukul 02.00 WIB pihak kepolisian menghadirkan terduga pelaku TTW.

Dalam kesempatan itu, TTW menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada perwakilan massa.

Permintaan maaf ini sempat membuat situasi menjadi kondusif, yang kemudian massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 03.30 WIB.

Situasi Memanas Lagi

Namun, tidak berselang lama setelah massa membubarkan diri dari Mapolresta, sekelompok orang kembali berkumpul di sekitar Simpang Tiga Bantulan

Terjadi aksi berupa pelemparan benda keras dan pengrusakan terhadap mobil dinas milik Polsek Godean.

Mobil tersebut menjadi sasaran kemarahan sekelompok massa, bahkan sampai diseret dan digulingkan ke jalan.

Beberapa bagian kendaraan seperti kaca dan lampu rotator juga dirusak.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Wahyu Agha Ari Septyan.

Baca juga  Gua Siluman, Tempat Bersejarah di Jogja yang Kini Dikenal sebagai Pesanggrahan

“Kaca-kaca dipukulin semua. Lampu rotator di atas juga tadi dicopot. Tadi kita sudah dapat perekaman CCTV-nya, sudah kita amankan,” katanya pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Identitas Perusak Mobil Polisi Sudah Dikantongi

Terkait aksi pengrusakan terhadap kendaraan dinas, pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka telah mengantongi identitas sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Polisi juga telah membuat Laporan Polisi Model A untuk memproses tindak pidana pengrusakan tersebut.

“Kita sudah buatkan LPA (Laporan Polisi Model A) untuk perusakan mobilnya. Nama-nama dan pelaku-pelaku oknum yang merusak mobil tersebut sudah kita kantongi, dalam waktu dekat kita akan melakukan pemeriksaan,” ucap Agha.

Imbauan kepada Masyarakat

Dalam situasi yang masih dinamis ini, Polresta Sleman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban umum.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya komunitas ojek online, untuk tidak melakukan aksi-aksi yang dapat memicu konflik baru dan membahayakan keselamatan bersama,” kata polisi.

Sementara itu, sampai saat ini pihak Polresta Sleman masih mendalami dan memeriksa lebih lanjut mengenai kasus dugaan pengaiayaan customer terhadap pengemudi ojek online tersebut.***

Baca juga  Heboh Oknum Tilang Minta Bayar ke Rekening Pribadi, Ini Penjelasan Jogja Police Watch

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid