
Kabarjawa – Sebanyak 150 pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di Jawa Timur akan mengikuti Kick Off Program dan Pelatihan Mitra Klinik BUMDesa Jatim.
Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha desa demi menciptakan ekosistem ekonomi yang berdaya saing, khususnya di sektor pangan.
Inisiatif KIP Foundation Sejak 2019
Program Mitra Klinik BUMDesa Jatim merupakan inisiatif Yayasan Kita Indonesia Penggerak (KIP Foundation) yang telah berjalan sejak 2019.
Fokus utama dari program ini adalah mendukung penguatan ekonomi desa melalui pelatihan, pendampingan, serta pemberian akses kemitraan strategis bagi para pengurus BUMDesa.
Tahun 2025 ini, program mengalami perubahan signifikan dengan mengusung tema “Penguatan Desa Produktif Berbasis BUMDesa sebagai Pilar Ketahanan Pangan untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis”.
Tema tersebut diangkat sejalan dengan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menitikberatkan pada peran BUMDesa dalam memperkuat ketahanan pangan desa.
Pelatihan dan Pendampingan untuk BUMDesa yang Lebih Mandiri
Dalam pelaksanaannya, Program Mitra Klinik BUMDesa Jatim tidak hanya sekadar memberikan pelatihan.
Para peserta akan mendapatkan bimbingan dan edukasi langsung dari para ahli di berbagai bidang, seperti manajemen pangan, keuangan, pemasaran, hingga informasi terkait Program Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis.
Lebih dari itu, peserta akan mendapatkan akses ke jaringan usaha dan kemitraan strategis yang diharapkan mampu mendorong perkembangan usaha desa menjadi lebih mandiri dan berkelanjutan.
Melalui program ini, pengurus BUMDesa di Jawa Timur dipersiapkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa yang tangguh dan inovatif.
Kick Off Program di Surabaya
Kick Off Program dan Pelatihan Mitra Klinik BUMDesa Jatim akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 13-14 Maret 2025, bertempat di Surabaya Suites Hotel.
Acara ini rencananya akan dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serta dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional, Praktisi Pertanian, Bulog Jatim, dan Dinas terkait di Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama KIP Foundation bersama Sampoerna Entrepreneur Training Centre, serta didukung oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur.
Dukungan lainnya juga datang dari Bank Jatim, Bank UMKM Jatim, PT Japfa Comfeed Indonesia, dan PT Solusi Bangun Indonesia.
Membangun Ketahanan Pangan Melalui Gotong Royong
Dengan semangat gotong royong dan inovasi, BUMDesa di Jawa Timur terus bergerak maju. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengurus BUMDesa dalam mengelola usaha secara profesional, serta mendukung terciptanya ketahanan pangan yang kuat di desa-desa Jawa Timur.
Selamat kepada 150 pengurus BUMDesa yang terpilih untuk mengikuti Program Mitra Klinik BUMDesa Jatim. Semoga program ini menjadi langkah nyata dalam membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan.(Kabarjawa)