
Kabarjawa – Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Ngasem dan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, mulai surut. Warga yang terdampak kini mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang mengendap di dalam rumah mereka.
Ketebalan lumpur yang tertinggal bervariasi antara 5 hingga 15 sentimeter, meninggalkan pekerjaan berat bagi warga untuk memulihkan kondisi rumah.
Dampak Banjir di Kecamatan Ngasem dan Kalitidu
Banjir terjadi pada Minggu dini hari dan merendam beberapa desa di Kecamatan Ngasem seperti Desa Wadang, Jampet, Bareng, dan Ngantru.
Sementara itu, di Kecamatan Kalitidu, banjir melanda Desa Ngujo dan Desa Leran. Ketinggian air yang merendam rumah warga berkisar antara 20 hingga 30 sentimeter, menyebabkan puluhan rumah terdampak.
Bencana ini membuat warga tak punya banyak waktu untuk menyelamatkan harta benda. Luapan air yang berasal dari anak sungai datang begitu cepat sehingga beberapa warga kesulitan mengungsi dan menyelamatkan barang berharga.
Evakuasi dan Korban Jiwa
Peristiwa banjir ini juga merenggut satu korban jiwa di Dusun Kuce RT 16/RW 5, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu. Seorang warga bernama Geng (60) meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah saat banjir melanda.
Petugas BPBD Bojonegoro bersama warga melakukan upaya penyelamatan terhadap warga lainnya. Salah satu upaya evakuasi dilakukan terhadap seorang warga bernama Gemi (60), yang berhasil diselamatkan menggunakan perahu karet setelah terjebak banjir di dalam rumahnya.
Upaya Pemulihan Pascabanjir
Setelah air mulai surut, warga bersama petugas gabungan bahu-membahu membersihkan sisa-sisa lumpur dan kotoran yang terbawa air.
Meskipun genangan di jalanan dan area persawahan masih terlihat, diharapkan air akan surut sepenuhnya dalam waktu dekat.
Berdasarkan data BPBD Bojonegoro, di Desa Leran, Kalitidu, sekitar 100 rumah terdampak banjir tersebar di RT 16 hingga RT 21.
Sementara itu, di Desa Ngujo, banjir melanda RT 1 hingga 6 dan RT 15 hingga 21. Permukiman warga di Desa Wadang, Ngantru, dan Jampet juga mengalami kondisi serupa dengan puluhan rumah yang sempat terendam banjir.
Banjir yang melanda Bojonegoro, khususnya di Kecamatan Ngasem dan Kalitidu, mulai berangsur surut. Warga kini fokus membersihkan sisa lumpur dan memulihkan kondisi rumah masing-masing.
Upaya tanggap darurat dari BPBD Bojonegoro dan kerja sama warga dalam evakuasi serta pembersihan pascabanjir menjadi bukti solidaritas yang kuat di tengah bencana.
Semoga proses pemulihan berjalan lancar, dan warga yang terdampak bisa segera kembali ke kehidupan normal.(Kabarjawa)