Banjir Bengawan Solo Rendam Sawah di Lamongan, Petani Terancam Gagal Panen

Bagikan :
Banjir Bengawan Solo Rendam Sawah di Lamongan, Petani Terancam Gagal Panen
Banjir Bengawan Solo Rendam Sawah di Lamongan, Petani Terancam Gagal Panen(sumber gambar : ilustrasi: pinterest/Phantakarn Leangsiriwatthana)

Kabarjawa – Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo kembali membawa dampak buruk bagi masyarakat, terutama para petani di Kabupaten Lamongan.

Hektaran sawah yang tengah dalam masa pertumbuhan padi kini terendam air bercampur lumpur. Akibatnya, tanaman padi yang sudah berusia sekitar dua bulan mengalami kerusakan parah dan terancam gagal panen.

Salah satu daerah yang terdampak adalah Desa Karangwungu Lor, Kecamatan Laren. Para petani di wilayah ini mengeluhkan kondisi tanaman padi mereka yang mulai memutih akibat terlalu lama terendam air.

Meskipun banjir mulai surut, lumpur yang tersisa membuat tanaman sulit bertahan, sehingga hasil panen tahun ini diprediksi mengalami penurunan drastis.

Dampak Banjir Terhadap Petani

Para petani di Lamongan kini menghadapi ancaman kerugian besar. Banyak dari mereka yang telah menginvestasikan biaya cukup besar untuk penanaman padi, namun kini hasilnya tidak sesuai harapan.

Tanaman padi yang seharusnya segera memasuki masa panen justru rusak total.Kondisi ini tentu menjadi pukulan berat bagi petani yang menggantungkan hidupnya dari hasil panen.

Baca juga  Daftar Calon Kandidat Ketua Tanfidziyah NU Sleman Terbaru: 8 Nama Ramai Jadi Omongan, Siapa Saja?

Tanpa adanya solusi konkret, mereka akan mengalami kesulitan dalam menghadapi dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana ini.

Beberapa petani mengaku hanya bisa pasrah melihat lahan mereka tidak bisa dipanen, sementara modal yang telah dikeluarkan untuk pupuk dan perawatan menjadi sia-sia.

Harapan Petani dan Solusi yang Diperlukan

Menghadapi kondisi ini, para petani berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat untuk memberikan bantuan. Mereka memerlukan solusi konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Beberapa petani menyarankan pembangunan tanggul yang lebih kuat dan sistem irigasi yang lebih baik guna mencegah banjir yang merusak lahan pertanian.

Selain itu, petani juga berharap adanya kompensasi atau bantuan berupa bibit serta pupuk untuk dapat kembali menanam padi di musim berikutnya.

Tanpa dukungan, mereka akan kesulitan untuk bangkit dari kerugian yang dialami akibat banjir ini.

Banjir akibat luapan Bengawan Solo di Lamongan tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga menyebabkan kerugian besar bagi para petani.

Tanaman padi yang sudah hampir memasuki masa panen rusak akibat rendaman air dan lumpur, mengakibatkan ancaman gagal panen yang cukup tinggi.

Baca juga  Polres Kediri, TNI, dan Warga Bangun Bronjong untuk Antisipasi Banjir di Desa Wonorejo Trisulo

Para petani berharap adanya bantuan serta solusi jangka panjang dari pemerintah agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Dengan perhatian yang tepat, sektor pertanian di Lamongan bisa kembali pulih dan petani dapat terus berproduksi tanpa dihantui kekhawatiran akan bencana yang sama.(Kabarjawa)

 

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya