
Kabarjawa – Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu luapan air yang membawa material batu dan kayu dari lereng Pegunungan Argopuro.
Desa Sumber Salak menjadi salah satu kawasan yang terdampak parah, dengan kerusakan merembet hingga ke fasilitas umum dan infrastruktur vital.
Dampak Kerusakan Fasilitas Umum dan Infrastruktur
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini menyebabkan kerusakan signifikan. Sebuah madrasah, dam, serta bronjong sepanjang sekitar 500 meter mengalami kerusakan berat akibat terjangan arus deras.
Tak hanya itu, dua kendaraan roda dua juga sempat terseret arus deras sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi rusak parah. Batu-batu besar yang terbawa arus kini dimanfaatkan BPBD untuk membuat bronjong sementara guna menahan potensi banjir susulan.
Warga Terisolasi Akibat Jembatan Ambruk
Kerusakan parah juga terjadi di Dusun Patirana, Desa Wonosari, Grujugan, di mana sebuah jembatan utama ambruk diterjang banjir.
Jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung bagi warga setempat, sehingga kini mereka terisolasi dan memerlukan akses darurat secepatnya.
BPBD bersama pihak terkait masih terus melakukan asesmen serta upaya penanganan darurat di beberapa titik terdampak.
Langkah ini meliputi pembersihan material banjir serta pembangunan bronjong sementara untuk memperkuat aliran sungai dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Penyebab dan Langkah Penanganan Sementara
Hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam di beberapa wilayah Bondowoso menjadi pemicu utama banjir bandang kali ini.
Aliran air yang deras membawa material batu dan kayu dari Pegunungan Argopuro, menerjang pemukiman warga serta fasilitas umum.
Saat ini, BPBD bersama stakeholder terkait terus melakukan langkah penanganan darurat di lokasi terdampak. Fokus utama mereka adalah membangun bronjong sementara, membersihkan material yang terbawa arus, serta membuka akses jalan yang tertutup.
Banjir bandang yang melanda Desa Sumber Salak dan sekitarnya menimbulkan kerusakan yang cukup parah pada rumah warga, fasilitas umum, hingga infrastruktur vital.
Upaya penanganan sementara tengah dilakukan untuk memulihkan kondisi dan memastikan akses bagi warga yang terisolasi dapat segera terbuka kembali.
Dengan cuaca yang masih berpotensi hujan lebat, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari potensi bencana susulan.(Kabarjawa)