
Kabarjawa – Bencana alam kembali melanda Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (7/3/2025) memicu banjir bandang yang menyebabkan kerusakan parah di Kecamatan Gondang.
Ratusan rumah terendam banjir, dan puluhan lainnya mengalami kerusakan. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana.
Dampak Banjir di Beberapa Desa
Banjir bandang yang terjadi mengakibatkan dampak besar di beberapa desa di Kecamatan Gondang. Sebanyak 17 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan air.
Desa yang terdampak paling parah meliputi Desa Senganten, Desa Sambongrejo, Desa Gondang, dan Desa Pajeng.
Di Desa Sambongrejo, satu unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus deras, sementara satu rumah lainnya roboh akibat derasnya banjir. Selain itu, enam rumah terendam dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Sementara di Desa Gondang, sebanyak 288 rumah terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara satu hingga tiga meter.
Sebanyak 14 rumah mengalami kerusakan berat, satu sepeda motor hanyut, serta sembilan ekor hewan ternak ikut terseret banjir.
Kerusakan Infrastruktur dan Pertanian
Bencana ini juga menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian dan infrastruktur. Tercatat 10 hektar sawah mengalami kerusakan akibat terendam banjir.
Selain itu, jalan poros utama kecamatan yang berada di Desa Pajeng tertutup material longsoran tanah, sehingga menghambat akses transportasi warga.
Di Desa Senganten, sembilan rumah tergenang banjir bandang dengan ketinggian air mencapai satu meter, meskipun saat ini air telah surut.
Tindakan Penanganan dan Bantuan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro telah bergerak cepat dalam menangani dampak banjir.
Bantuan logistik dan kebutuhan pokok telah dikirimkan kepada warga terdampak. Saat ini, warga mulai membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur dan material yang terbawa banjir.
Meskipun kondisi air telah surut, pemulihan pascabencana masih terus dilakukan untuk memastikan kondisi kembali normal.
Banjir bandang yang melanda Kecamatan Gondang, Bojonegoro, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
Kerusakan yang terjadi tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga infrastruktur dan lahan pertanian.
Pemerintah daerah bersama BPBD terus berupaya memberikan bantuan dan dukungan bagi warga yang terdampak agar mereka dapat segera pulih dari bencana ini.
Diharapkan langkah mitigasi yang lebih baik dapat diterapkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(Kabarjawa)