
Kabarjawa – Usulkan 40 Sekolah Rakyat! Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya menekan angka kemiskinan dengan berbagai program strategis, salah satunya adalah pendirian sekolah rakyat.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajukan sebanyak 40 sekolah rakyat kepada Kementerian Sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Dengan langkah ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan melalui pendidikan yang lebih inklusif dan merata.
Pendirian Sekolah Rakyat di Berbagai Daerah
Dalam usulan tersebut, sebanyak 38 sekolah rakyat diperuntukkan bagi kabupaten dan kota di Jawa Timur, sementara dua sekolah lainnya akan dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi.
Gubernur Khofifah menekankan bahwa kesiapan lahan di tingkat kabupaten menjadi syarat utama dalam realisasi program ini.
Dengan adanya sekolah rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam mengakses pendidikan tanpa hambatan ekonomi.
Fokus di Kabupaten Malang dan Jember
Menurut data yang dipaparkan, Kabupaten Malang dan Jember menjadi prioritas utama dalam program ini karena memiliki jumlah penduduk miskin yang tinggi.
Kabupaten Malang tercatat sebagai daerah dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Jawa Timur, yakni mencapai 240.140 jiwa, disusul oleh Kabupaten Jember dengan angka 224.770 jiwa.
Oleh karena itu, dua sekolah rakyat yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi akan difokuskan untuk menekan angka kemiskinan di kedua wilayah ini.
Kolaborasi dengan Kementerian dan Pemerintah Daerah
Gubernur Khofifah menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan permintaan kuota sekolah rakyat kepada Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Ia juga berencana untuk membahas lebih lanjut teknis implementasi program ini bersama sejumlah kementerian terkait, seperti Kementerian Sosial, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian Desa, serta Kementerian Koperasi.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, program ini diharapkan dapat berjalan dengan optimal.
Pembangunan sekolah rakyat di Jawa Timur menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Dengan memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi keluarga miskin, diharapkan generasi muda dapat memiliki masa depan yang lebih cerah dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur optimis bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak akan mempercepat realisasi program ini, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas.(Kabarjawa)