7 Wisata Gratis di Jogja Paling Populer 2025: Lebih Hemat, Cocok Buat Backpacker

Bagikan :
Banyak tempat wisata gratis di Jogja yang bakal cocok bagi para backpacker, berikut beberapa diantaranya, foto ilustrasi (Pexels// Alex Moliski)

KABAR JAWA – Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar, tetapi juga surga wisata yang menawarkan banyak pengalaman tak terlupakan tanpa menguras dompet.

Dan di tahun 2025 ini, sejumlah tempat wisata gratis di Jogja semakin ramai dikunjungi, khususnya oleh para backpacker dan pelancong yang ingin liburan hemat.

Dengan nuansa budaya yang kental, lanskap kota yang ramah, serta suasana hangat khas warga Jogja, Anda bisa menikmati berbagai atraksi menarik tanpa biaya tiket masuk.

Berikut ini adalah tujuh destinasi wisata gratis di Jogja yang paling populer di tahun 2025 dan patut masuk dalam daftar liburan Anda:

1. Istana Kepresidenan Gedung Agung

Tepat di kawasan pusat kota Yogyakarta, berdiri megah Istana Kepresidenan Gedung Agung, salah satu dari enam istana resmi Presiden Republik Indonesia.

Dibangun pada tahun 1832, bangunan ini dahulu menjadi tempat tinggal residen dan Gubernur Belanda.

Pada masa perjuangan kemerdekaan, antara tahun 1946 hingga 1949, gedung ini menjadi kediaman Presiden Soekarno ketika Yogyakarta ditetapkan sebagai ibu kota sementara Indonesia.

Meskipun statusnya sebagai istana kenegaraan, masyarakat umum tetap bisa masuk ke area Gedung Agung secara gratis.

Namun, perlu dicatat bahwa pengunjung harus melakukan reservasi lebih dahulu karena kuota hariannya cukup terbatas.

Baca juga  Rundown Prambanan Jazz 2025, Lengkap Tanggal 4-6 Juli & Daftar Line Up

2. Jalan Malioboro

Siapa yang belum pernah mendengar Jalan Malioboro? Jalan legendaris ini merupakan jantung pariwisata Yogyakarta yang menawarkan suasana khas kota budaya.

Sepanjang jalan, Anda bisa menemukan pedagang kaki lima, penjual oleh-oleh, serta pertunjukan seni jalanan yang menambah daya tariknya.

Letaknya cukup strategis dan dekat dengan berbagai landmark terkenal seperti Stasiun Tugu, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, serta Titik Nol Kilometer.

Malioboro bukan hanya tempat belanja, tetapi juga memiliki makna filosofis mendalam dalam tata kota Keraton Yogyakarta, bagian dari konsep “catur gatra tunggal” yang meliputi istana, masjid, alun-alun, dan pusat perdagangan.

3. Kampung Dolanan Pandes

Di Kabupaten Bantul, tepatnya di Pandes, Panggungharjo, terdapat sebuah kampung wisata yang menghadirkan pengalaman berbeda: Kampung Dolanan.

Di sini, anak-anak dan orang dewasa bisa mengenal kembali permainan tradisional seperti egrang, congklak, hingga bermain gamelan.

Suasana desa yang alami membuat tempat ini cocok untuk wisata edukatif yang menyenangkan.

Tak hanya bermain, pengunjung juga bisa mencoba membuat wayang dari bahan-bahan sederhana.

Menariknya, siapapun bisa masuk ke desa wisata ini secara gratis.

4. Museum Sandi

Museum Sandi merupakan tempat unik yang cocok untuk Anda yang menyukai sejarah dan teknologi informasi.

Baca juga  Pengasuh Krapyak Serukan PBNU Hormati Otoritas Kiai Sepuh, Tegaskan Pentingnya Musyawarah dan Stabilitas Jam’iyah

Berlokasi di Jalan Faridan Muridan Noto, Kotabaru, museum ini mengangkat tema persandian dan kriptografi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Pengunjung bisa melihat berbagai mesin sandi kuno yang pernah digunakan negara-negara besar, termasuk koleksi dari NATO dan Amerika Serikat.

Selain itu, museum ini menyajikan perjalanan sejarah sistem penyandian dari masa ke masa.

Akses ke museum ini tidak dikenai tiket masuk, Anda hanya perlu membayar biaya parkir jika membawa kendaraan pribadi.

5. Kampung Ketandan

Tidak jauh dari Jalan Malioboro, Anda bisa menemukan kawasan Kampung Ketandan yang dikenal sebagai Pecinan Kota Yogyakarta.

Kampung ini menyimpan jejak sejarah akulturasi antara budaya Tionghoa, budaya Keraton, dan masyarakat lokal sejak dua abad silam.

Di sekitar Jalan Ahmad Yani dan Los Pasar Beringharjo, Anda bisa menjelajahi gang-gang kecil yang dihiasi arsitektur khas Tionghoa dan rumah-rumah kuno yang masih terawat.

Kampung Ketandan juga menjadi lokasi utama perayaan Imlek dan Festival Budaya Tionghoa tiap tahunnya.

Tidak ada tiket masuk ke area ini, dan pengalaman budayanya sangat kaya.

6. Desa Wisata Kasongan

Jika Anda tertarik dengan seni kriya dan kerajinan tangan, maka Desa Wisata Kasongan di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul adalah tempat yang wajib dikunjungi.

Baca juga  Mantan Bupati Sleman Sri Purnomo jadi Tersangka Dugaan Korupsi Hibah Pariwisata Rp10,9 Miliar

Desa ini terkenal sebagai pusat pembuatan gerabah, dari kendi dan guci hingga patung dan pot bunga yang sering diekspor ke mancanegara.

Selain melihat hasil karya para pengrajin, pengunjung juga bisa menyaksikan langsung proses pembuatan gerabah.

Beberapa tempat bahkan menyediakan aktivitas interaktif bagi anak-anak untuk belajar membentuk tanah liat menjadi karya seni.

Menariknya, desa ini dapat dijelajahi tanpa biaya tiket masuk.

7. Titik Nol Kilometer

Tepat di pertemuan beberapa jalan besar di pusat kota, terdapat kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi.

Area ini menjadi tempat favorit untuk bersantai sore hari sambil menikmati lalu lintas kota dan pertunjukan seniman jalanan.

Dikelilingi bangunan-bangunan bersejarah seperti Kantor Pos Besar, Gedung Bank Indonesia, dan Benteng Vredeburg, kawasan ini merupakan pusat aktivitas publik yang terbuka dan gratis untuk siapa saja.

Selain itu, banyak komunitas yang menggelar pertunjukan seni, membuat suasana semakin hidup.

Nah, itu tadi beberapa tempat wisata di Jogja yang gratis dan populer di tahun 2025 ini.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid