
Kabarjawa – Program Mudik Gratis Lebaran 2025 kembali hadir untuk membantu warga Jawa Tengah pulang ke kampung halaman tanpa biaya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota telah menyiapkan 289 bus yang akan mengangkut lebih dari 14.374 pemudik menuju 35 kabupaten/kota di Jateng.
Persiapan dan Lokasi Keberangkatan
Ketua Panitia Mudik Gratis Lebaran 2025, Risturino, menyatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan. Lokasi keberangkatan utama berada di areal Parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Berbagai fasilitas seperti tenda pelepasan, panggung acara, serta posko pelayanan kesehatan juga telah disiapkan.
Selain itu, panitia telah melakukan pengecekan terhadap bus yang akan digunakan, memastikan setiap armada layak jalan, dan menandai bus dengan nomor serta daerah tujuan mudik masing-masing.
Proses Daftar Ulang dan Keberangkatan
Peserta mudik gratis diwajibkan untuk melakukan daftar ulang dengan memindai barcode yang telah didapat saat pendaftaran. Proses daftar ulang akan dilaksanakan pada Rabu, 27 Maret 2025, mulai pukul 07:00 WIB sebelum keberangkatan.
Selain keberangkatan dari TMII Jakarta, Pemprov Jateng juga menyediakan 22 bus tambahan yang akan diberangkatkan dari Bandung.
Moda Transportasi Tambahan: Kereta Api
Untuk mengakomodasi lebih banyak pemudik, Pemprov Jateng juga menyediakan dua rangkaian kereta api dengan tujuan berbeda, yaitu:
- KA Joko Tingkir dengan tujuan Solo.
- KA Tawang Jaya dengan tujuan Semarang.
Dengan adanya pilihan transportasi ini, diharapkan lebih banyak warga Jateng dapat menikmati perjalanan mudik yang nyaman dan aman.
Pelepasan Oleh Gubernur Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dijadwalkan akan melepas para pemudik secara langsung di TMII pada Rabu pagi, 26 Maret 2025. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mengingat antusiasme peserta mudik gratis selalu meningkat setiap tahunnya.
Tahun lalu, Pemprov Jateng menyediakan 239 bus untuk program ini. Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 289 bus, menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat terhadap program mudik gratis.
Dengan total 289 bus dan tambahan dua rangkaian kereta api, program ini diharapkan dapat membantu lebih banyak warga Jawa Tengah pulang kampung dengan nyaman dan aman.
Dukungan pemerintah dalam program ini menunjukkan komitmen untuk memfasilitasi masyarakat, terutama di momen penting seperti Lebaran.(Kabarjawa)