
KABAR JAWAย – Perayaan Hari Pahlawan Nasional pada 10 November 2026 bisa menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal sejarah perjuangan bangsa melalui kegiatan yang menyenangkan.
Adapun satu cara yang kerap dilakukan sekolah adalah menggelar lomba kostum, fashion show, hingga parade busana bertema pahlawan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta sebenarnya tak harus mengenakan kostum mahal atau menyewa pakaian khusus. Berbagai tokoh sejarah Indonesia bisa direpresentasikan melalui pakaian sehari-hari, aksesori sederhana, hingga properti buatan sendiri.
Sejatinya, kreativitas justru menjadi salah satu daya tarik utama. Kostum yang sederhana, unik, dan memiliki ciri khas kuat dapat membuat penampilan anak lebih berkesan sekaligus menjadi sarana belajar sejarah.
Dan bagi Anda para orang tua yang sedang mencari inspirasi, berikut KabarJawa.com sajikan sejumlah ide kostum Hari Pahlawan 2026 yang bisa disiapkan untuk kegiatan sekolah.
Kostum Presiden Soekarno
Ir. Soekarno menjadi salah satu tokoh yang mudah dikenali dalam lomba kostum Hari Pahlawan.
Penampilannya bisa ditiru menggunakan jas atau kemeja putih, celana bahan berwarna senada, dan peci hitam. Tambahkan kacamata hitam bergaya klasik untuk memperkuat karakter sang Proklamator.
Kostum ini relatif mudah dibuat karena sebagian besar atributnya bisa menggunakan pakaian yang sudah tersedia di rumah.
Pejuang Kemerdekaan 1945
Kostum pejuang kemerdekaan cocok bagi anak yang ingin menampilkan semangat perjuangan rakyat Indonesia.
Gunakan kemeja dan celana berwarna cokelat, krem, atau hijau army. Tambahkan ikat kepala merah putih sebagai aksesori utama.
Untuk melengkapi penampilan, orang tua bisa membuat properti bambu runcing dari gulungan karton. Bahan tersebut lebih ringan dan aman digunakan anak dibandingkan benda tajam atau bambu sungguhan.
Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Tidak semua pahlawan harus digambarkan sebagai tokoh yang berjuang di medan perang. Guru juga dapat menjadi inspirasi kostum karena memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Anak bisa mengenakan kemeja rapi, batik, atau seragam guru yang sederhana. Lengkapi dengan kacamata, buku tebal, dan papan tulis mini sebagai properti.
Ide ini juga dapat menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa berlangsung melalui pendidikan.
Pangeran Diponegoro
Pangeran Diponegoro dapat menjadi pilihan kostum yang memiliki tampilan khas dan teatrikal.
Atribut yang dibutuhkan antara lain jubah putih, sorban atau ikat kepala, serta kain yang dililitkan di bagian pinggang. Properti keris mainan dapat ditambahkan untuk memperkuat karakter, dengan tetap memperhatikan keamanan anak.
Penampilan ini merepresentasikan sosok pemimpin perlawanan terhadap kolonialisme dalam Perang Jawa.
Sultan Hasanuddin
Untuk mengenalkan tokoh perjuangan dari Sulawesi Selatan, kostum Sultan Hasanuddin bisa menjadi pilihan menarik.
Gunakan pakaian adat Makassar yang dilengkapi sarung tenun dan pasapu atau penutup kepala khas. Warna merah dapat menjadi aksen yang memperkuat tampilan.
Sultan Hasanuddin dikenal dengan julukan Ayam Jantan dari Timur. Julukan tersebut berkaitan dengan keberaniannya dalam menghadapi kekuatan VOC.
Ki Hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara merupakan figur yang sangat relevan untuk diperkenalkan dalam kegiatan sekolah.
Kostumnya bisa menggunakan beskap atau pakaian Jawa, kain jarik, dan blangkon. Tambahkan kacamata bulat sebagai aksesori untuk mempertegas karakter.
Selain mudah dikenali, pilihan ini memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal tokoh yang berperan besar dalam perkembangan pendidikan Indonesia.
R.A. Kartini
Kostum R.A. Kartini bisa menjadi inspirasi bagi peserta perempuan yang ingin menampilkan busana tradisional dengan sentuhan anggun.
Gunakan kebaya sederhana yang dipadukan dengan kain batik. Rambut dapat ditata dengan sanggul atau menggunakan aksesori sanggul praktis.
Penampilan tersebut menggambarkan sosok Kartini yang dikenal melalui perjuangannya dalam memperjuangkan pendidikan dan kesempatan bagi perempuan.
Gus Dur
K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dapat menjadi pilihan kostum yang unik dan mudah disiapkan.
Peserta cukup mengenakan kemeja rapi, peci rajut, dan kacamata tebal. Kombinasi sederhana tersebut sudah cukup untuk menggambarkan ciri khas penampilannya.
Gus Dur dikenal sebagai tokoh bangsa yang lekat dengan gagasan pluralisme, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Jenderal Soedirman
Kostum Jenderal Soedirman dapat menggambarkan semangat perjuangan dan keteguhan seorang pemimpin dalam mempertahankan kemerdekaan.
Gunakan kemeja putih atau pakaian bernuansa militer, mantel panjang berwarna cokelat, serta blangkon. Tongkat kayu ringan dapat dijadikan properti untuk merepresentasikan kondisi fisiknya ketika memimpin perang gerilya.
Pastikan tongkat yang digunakan tidak terlalu berat agar anak tetap nyaman saat mengikuti parade.
Petani atau Laskar Rakyat
Jika ingin membuat kostum yang ekonomis, pakaian petani tradisional atau laskar rakyat bisa menjadi alternatif.
Gunakan baju pangsi hitam atau pakaian sederhana bernuansa pedesaan. Tambahkan caping bambu dan cangkul mainan sebagai pelengkap.
Kostum ini membawa pesan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan juga melibatkan rakyat dari berbagai latar belakang, termasuk petani dan masyarakat biasa.
Nah, itulah tadi sejumlah kostum kegiatan Hari Pahlawan Nasional 2026 yang simpel, kreatif, lucu dan bisa Anda jadikan referensi.***