
Kabar Jawa -Ingin mendaftar ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2025? Ketahui syarat terbaru, termasuk skor minimal TOEFL atau IELTS yang kini menjadi ketentuan wajib seleksi penerimaan Calon Praja IPDN.
Persaingan Masuk IPDN Kian Ketat, Skor TOEFL Kini Jadi Syarat Penting
Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN telah lama menjadi pilihan utama bagi para lulusan Sekolah Menengah Atas yang bercita-cita menjadi abdi negara.
Di bawah naungan langsung Kementerian Dalam Negeri, IPDN menawarkan pendidikan kedinasan sekaligus peluang diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.
Namun, pada tahun 2025, muncul kebijakan baru yang cukup signifikan: sertifikat TOEFL atau IELTS kini menjadi salah satu syarat wajib dalam proses pendaftaran.
Langkah ini diambil berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 800.1.2.2/3308/SJ yang mengatur seleksi penerimaan Calon Praja IPDN tahun 2025.
Syarat Skor TOEFL dan IELTS IPDN 2025: Tidak Bisa Diabaikan Lagi
Mulai tahun ini, setiap pendaftar IPDN (kecuali yang berasal dari wilayah Papua dan sekitarnya) wajib menyertakan bukti kemampuan Bahasa Inggris dalam bentuk skor TOEFL atau IELTS. Adapun ketentuan nilainya sebagai berikut:
- TOEFL ITP dengan skor minimal 400
- IELTS dengan skor minimal 5.0
Sertifikat TOEFL yang diterima harus dikeluarkan secara resmi oleh lembaga terpercaya, yakni Educational Testing Service (ETS). Hal ini menunjukkan bahwa IPDN kini semakin menekankan pentingnya kompetensi global, bahkan sejak proses seleksi awal.
Namun, perlu dicatat bahwa kebijakan ini tidak berlaku untuk pendaftar asal Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya, yang mendapat pengecualian dari persyaratan kemampuan Bahasa Inggris.
Jadwal Seleksi IPDN 2025
Untuk tahun 2025, proses seleksi Calon Praja IPDN akan mengikuti jadwal sebagai berikut:
- Pendaftaran online: 29 Juni – 18 Juli 2025
- Verifikasi dokumen: 29 Juni – 21 Juli 2025
- Pengumuman hasil verifikasi: 22 Juli 2025
Waktu yang terbatas ini menuntut calon peserta untuk mempersiapkan seluruh dokumen sejak jauh-jauh hari, termasuk mengikuti tes TOEFL/IELTS dan mendapatkan sertifikat resmi.
Rincian Syarat Masuk IPDN 2025 Secara Lengkap
1. Syarat Umum Pendaftar
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per 1 Januari 2025
- Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita
2. Persyaratan Akademik
- Lulusan SMA atau Madrasah Aliyah (MA), bukan lulusan SMK atau Paket C
- Nilai rata-rata ijazah minimal:
- 73,00 untuk pendaftar umum
- 65,00 bagi pendaftar dari Papua dan wilayah sekitarnya
- Untuk lulusan tahun 2025, wajib melampirkan surat keterangan kelas XII dengan nilai akhir yang ditandatangani oleh kepala sekolah
3. Kemampuan Bahasa Inggris (Syarat Baru)
- TOEFL ITP minimal 400 atau IELTS minimal 5.0
- Tidak diwajibkan bagi peserta dari Papua dan sekitarnya
- Sertifikat wajib dari lembaga resmi (ETS untuk TOEFL)
4. Dokumen Administrasi yang Harus Disiapkan
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
- Akta kelahiran
- Ijazah asli atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
- Transkrip nilai
- Pasfoto berwarna ukuran 4×6 cm dengan latar belakang merah, mengenakan pakaian formal (kemeja putih, tidak berkacamata)
- Alamat email dan nomor telepon aktif
5. Persyaratan Khusus Tambahan
- Tidak pernah menikah, tidak sedang hamil atau pernah melahirkan bagi perempuan
- Tidak bertindik (kecuali karena adat) dan tidak memiliki tato
- Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak
- Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dan di seluruh kampus IPDN
- Bersedia menandatangani perjanjian ikatan dinas
6. Kebijakan Domisili
- Harus berdomisili di wilayah pendaftaran minimal satu tahun, dibuktikan dengan KK dan KTP
- Jika kurang dari satu tahun, maka dapat mendaftar di lokasi sekolah SMA/MA dengan bukti berupa rapor atau surat keterangan sekolah
7. Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP)
- Hanya untuk formasi OAP
- Harus dikeluarkan oleh Majelis Rakyat Papua dan diketahui oleh Kepala Distrik setempat
Kuota dan Peluang Lulusan IPDN 2025
Tahun ini, IPDN membuka kuota sebanyak 1.061 calon praja. Dengan adanya kebijakan baru mengenai TOEFL, seleksi dipastikan akan lebih kompetitif.
Oleh karena itu, selain memenuhi persyaratan administratif, kemampuan akademik dan keterampilan bahasa Inggris kini menjadi faktor penentu utama lolos atau tidaknya seorang pendaftar.
Bagi mereka yang berhasil lolos dan menempuh pendidikan di IPDN, akan memperoleh banyak keuntungan. Salah satunya adalah kuliah gratis dan jaminan pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.
Dengan diberlakukannya syarat TOEFL atau IELTS sebagai bagian dari proses seleksi masuk IPDN 2025, para calon pendaftar harus mempersiapkan diri lebih matang.
Skor minimal TOEFL 400 atau IELTS 5.0 bukan hanya formalitas, tetapi menjadi penyaring awal untuk menyaring calon-calon praja terbaik dari seluruh Indonesia.
Bagi Anda yang sedang merencanakan masa depan di jalur kedinasan, segera persiapkan diri, ambil tes bahasa Inggris resmi, dan pastikan seluruh berkas siap sebelum tanggal penutupan pendaftaran. Karena bukan hanya nilai ijazah, kini kemampuan bahasa juga menentukan masa depan Anda di IPDN.
***