Libur Sekolah Saat Ramadhan: Sejarah, Perubahan Kebijakan, dan Ketentuan 2025

Bagikan :
Libur Sekolah Saat Ramadhan Sejarah, Perubahan Kebijakan, dan Ketentuan 2025
Libur Sekolah Saat Ramadhan Sejarah, Perubahan Kebijakan, dan Ketentuan 2025(sumber gambar : ilustrasi: pixabay/sasint)

Kabarjawa – Setiap bulan Ramadhan, kebijakan terkait libur sekolah selalu menjadi perhatian banyak pihak. Pemerintah telah menetapkan libur sekolah selama Ramadhan 2025 dalam Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri.

Berdasarkan kebijakan ini, siswa akan mendapatkan libur selama tujuh hari di awal bulan puasa dan tambahan libur selama 13 hari di akhir Ramadhan serta awal Syawal.

Namun, tahukah Anda bahwa kebijakan libur sekolah selama Ramadhan telah mengalami berbagai perubahan sepanjang sejarah? Bahkan, pada masa tertentu, siswa pernah merasakan libur sekolah selama sebulan penuh.

Simak ulasan berikut untuk mengetahui sejarah dan dinamika perubahan kebijakan libur sekolah selama Ramadhan dari masa ke masa.

Masa Kolonial Belanda

Kebijakan ini sebenarnya telah ada sejak masa pemerintahan Hindia Belanda. Sekolah-sekolah binaan pemerintah kolonial, mulai dari tingkat dasar seperti Hollandsch Inlandsche School (HIS) hingga tingkat menengah seperti Hogere Burger School (HBS) diliburkan selama bulan puasa.

Kebijakan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan budaya dan kebiasaan masyarakat pribumi yang mayoritas beragama Islam.

Baca juga  Tetap Melayani? Daftar Pegadaian yang Buka Tanggal 28 Januari 2025: Area Semarang, Pati, Jogja, dll

Era Presiden Soekarno

Setelah Indonesia merdeka, kebijakan ini tetap dilanjutkan. Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, kegiatan belajar mengajar di sekolah, baik resmi maupun non-resmi, diliburkan selama satu bulan penuh agar siswa muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk.

Era Presiden Soeharto dan Daoed Joesoef

Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, kebijakan ini mengalami perubahan besar. Daoed Joesoef, yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, mengatur ulang durasi libur menjadi hanya 10 hari, dengan rincian 3 hari di awal Ramadhan dan 7 hari di akhir.

Perubahan ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun, Daoed Joesoef beranggapan bahwa kebijakan libur sebulan penuh adalah warisan kolonial yang dapat menghambat kemajuan pendidikan.

Ia berpendapat bahwa jika siswa terus libur selama Ramadhan, maka mereka akan tertinggal dalam menguasai ilmu pengetahuan, yang dapat melemahkan bangsa Indonesia secara intelektual.

Selain itu, ia juga ingin membiasakan siswa menjalankan ibadah puasa sambil tetap bersekolah agar mereka terbiasa menjalankan tanggung jawab akademik dan spiritual secara bersamaan.

Baca juga  Diskon Tiket Kereta Api Ramadan-Lebaran 2025: Hemat Perjalanan Mudik dengan Promo Spesial dari KAI!

Kembalinya Libur Sebulan di Era Gus Dur

Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), kebijakan libur sekolah selama Ramadhan kembali berubah. Gus Dur memutuskan untuk memberlakukan kembali libur sebulan penuh sebagai bentuk kepeduliannya terhadap umat Islam di Indonesia.

Kebijakan ini disambut baik oleh sebagian besar masyarakat yang merasa lebih nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa terganggu dengan aktivitas sekolah.

Namun, kebijakan ini tidak berlangsung lama. Setelah Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai presiden, aturan kembali diubah dan dikembalikan ke format yang ditetapkan pada era Daoed Joesoef, yakni dengan libur hanya beberapa hari di awal dan akhir Ramadhan. Ketentuan ini pun tetap berlaku di pemerintahan selanjutnya.

Kebijakan Libur Sekolah Ramadhan 2025

Dalam ketentuan terbaru yang ditetapkan melalui Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri, libur sekolah selama Ramadhan 2025 telah ditetapkan dengan rincian sebagai berikut:

  • Libur awal Ramadhan: 7 hari
  • Libur akhir Ramadhan dan awal Syawal: 13 hari

Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan keseimbangan antara kebutuhan ibadah siswa dengan tetap menjaga efektivitas pembelajaran. Dengan adanya libur di awal dan akhir Ramadhan, diharapkan siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang, tanpa mengganggu proses akademik mereka.

Baca juga  UPDATE Kode Promo Gojek Hari Ini: Dapatkan Diskon 90% Terbatas Spesial Ramadhan 2025

Kebijakan libur sekolah selama Ramadhan telah mengalami berbagai perubahan sepanjang sejarah Indonesia. Dari masa kolonial yang menetapkan libur sebulan penuh, hingga era Orde Baru yang memangkasnya menjadi hanya 10 hari, serta masa reformasi yang sempat mengembalikan kebijakan libur panjang.

Saat ini, pemerintah berusaha menyeimbangkan kebutuhan pendidikan dan ibadah dengan memberikan libur sekolah selama 7 hari di awal dan 13 hari di akhir Ramadhan 2025.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa dalam menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, sekaligus tetap menjaga keberlangsungan proses pembelajaran.

Dengan berbagai dinamika yang terjadi, kebijakan ini menunjukkan bagaimana pemerintah terus berupaya menyesuaikan regulasi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat.(Kabarjawa)

 

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?