
KABAR JAWA – Mulai tahun 2025, semua sekolah di Indonesia sudah beralih menggunakan e-ijazah sebagai dokumen kelulusan resmi.
Lalu bagaimana jika ada kesalahan data seperti nama siswa? Simak panduan lengkap cara perbaikan e-ijazah 2025 berikut ini.
Sejak tahun ajaran 2025, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi resmi memberlakukan penggunaan ijazah elektronik (e-ijazah). Perubahan ini menjadi langkah besar dalam digitalisasi dokumen pendidikan di Indonesia.
Jika sebelumnya guru harus menulis ijazah satu per satu secara manual, kini seluruh proses dapat dilakukan secara digital.
Hal ini tentu mempermudah pekerjaan sekolah, mengurangi risiko kesalahan tulis, sekaligus mempercepat proses pencetakan.
Namun, meskipun lebih praktis, penggunaan e-ijazah tetap menuntut ketelitian tinggi. Kesalahan sekecil apa pun, terutama dalam penulisan nama siswa, bisa berakibat fatal karena ijazah adalah dokumen resmi yang digunakan untuk melanjutkan pendidikan atau melamar pekerjaan.
Mengapa Ketelitian dalam E-Ijazah Itu Penting?
E-ijazah bukan sekadar lembaran formalitas, melainkan bukti sah kelulusan yang berlaku seumur hidup. Oleh karena itu, setiap data di dalamnya, mulai dari nama siswa, tempat dan tanggal lahir, hingga nomor induk, harus benar-benar akurat.
Jika terdapat kesalahan, misalnya salah ketik pada nama, maka dokumen tersebut bisa menimbulkan masalah administratif di masa depan. Untuk itu, guru dan pihak sekolah perlu melakukan pengecekan ulang sebelum mencetak ijazah.
Namun, jika kesalahan sudah terlanjur ditemukan, jangan khawatir. Sistem e-ijazah menyediakan menu khusus yang memungkinkan sekolah melakukan perbaikan data secara resmi.
Cara Melakukan Perbaikan Nama di E-Ijazah 2025
Bagi guru atau operator sekolah yang menemukan adanya kesalahan pada data siswa, berikut adalah langkah-langkah perubahan nama di e-ijazah:
1. Akses Website Resmi
Buka laman resmi e-ijazah Kemdikbud melalui alamat berikut:
https://ijazah.data.kemdikbud.go.id
Pastikan menggunakan perangkat dengan koneksi internet stabil agar proses berjalan lancar.
2. Login Menggunakan Akun Sekolah
Masukkan email dan kata sandi (password) yang sudah terdaftar dalam sistem. Hanya akun resmi sekolah yang diberi akses penuh untuk mengelola e-ijazah.
3. Masuk ke Menu “Pengelolaan Ijazah”
Setelah berhasil login, pilih menu Pengelolaan Ijazah. Di sini tersedia berbagai opsi untuk mengatur data ijazah, termasuk perbaikan jika terjadi kesalahan.
4. Lakukan Perubahan Data
Cari data siswa yang ingin diperbaiki, lalu lakukan pengeditan sesuai kebutuhan. Pastikan penulisan nama sudah benar sesuai dokumen resmi siswa (akta kelahiran atau kartu keluarga).
5. Simpan dan Verifikasi
Setelah selesai memperbaiki, simpan perubahan dan lakukan verifikasi ulang. Langkah ini penting agar data yang sudah diperbarui tersimpan dalam sistem pusat.
6. Cetak Ulang E-Ijazah
Jika semua sudah benar, e-ijazah bisa dicetak ulang dengan data terbaru. Dokumen yang sudah diperbaiki ini akan menggantikan versi sebelumnya.
Tips Agar Tidak Salah Input Data
Untuk meminimalisir kesalahan dalam pengisian data e-ijazah, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan oleh guru maupun operator sekolah:
- Cocokkan data siswa dengan akta kelahiran, kartu keluarga, dan dokumen resmi lain.
- Gunakan huruf kapital sesuai kaidah penulisan nama pada dokumen resmi.
- Lakukan pengecekan berlapis sebelum mencetak, misalnya dengan meminta siswa atau orang tua ikut memverifikasi.
- Simpan salinan digital sebagai arsip agar mudah diperiksa kembali jika diperlukan.
Penerapan e-ijazah 2025 merupakan langkah maju dalam sistem pendidikan Indonesia. Meski lebih praktis dan modern, penggunaan e-ijazah tetap memerlukan ketelitian ekstra dari pihak sekolah.
Jika ada kesalahan pada penulisan nama siswa, proses perbaikannya bisa dilakukan dengan mudah melalui laman resmi Kemdikbud. Guru atau operator cukup login ke akun sekolah, memilih menu pengelolaan ijazah, lalu memperbaiki data sebelum mencetak ulang dokumen.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, ijazah siswa akan tetap valid, akurat, dan sah digunakan dalam berbagai keperluan di masa mendatang.***