Istilah Ukuran Waktu dalam Bahasa Jawa: Sapandurat, Sak Plintengan, Sak Untoro, dll

Bagikan :
Ilustrasi istilah ukuran waktu dalam Bahasa Jawa (Pexels// Tima Miroshnichenko)

KabarJawa.com – Bahasa Jawa dikenal memiliki perbendaharaan kata yang sangat detail, termasuk dalam hal penyebutan waktu.

Tak hanya sekadar “pagi” atau “siang”, orang Jawa memiliki istilah khusus untuk menyebut durasi atau lamanya waktu hingga penanda jam alamiah.

Istilah-istilah ini mungkin sering terdengar dalam percakapan sehari-hari atau dalam karya sastra. Namun, Anda mungkin belum tahu apa artinya.

Untuk itu, berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut adalah ragam istilah ukuran waktu dalam Bahasa Jawa.

Istilah Durasi Waktu Singkat

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan rentang waktu yang sangat sebentar atau kejadian yang berlangsung cepat. Berikut beberapa diantaranya.

  • Sapandurat: Sekejap mata, sebentar saja.
  • Sak Plintengan: Sepersekian detik, sesaat, atau sangat sebentar (ibarat peluru ketapel/plinteng yang melesat).
  • Sakkelip: Sekejap mata (seperti satu kedipan mata).
  • Sanalika: Seketika, saat itu juga (langsung terjadi).
  • Sak Untara (Sak Untoro): Sementara waktu, sabar sejenak, atau jeda sebentar.
  • Sak Leran: Satu kali istirahat (jeda sejenak untuk melepas lelah).

Istilah Durasi Kalender Hari dan Tahun

Selain hitungan masehi, Bahasa Jawa memiliki hitungan unik seperti “Pasaran” dan “Windu”. Berikut nama-namanya.

  • Saminggu: 7 hari.
  • Sasapar: 5 hari (Satu putaran hari pasaran Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).
  • Salapan: 35 hari (Pertemuan antara hari masehi dan pasaran, 7 x 5 hari).
  • Sawulan: 1 bulan (4 minggu).
  • Satahun: 1 tahun (52 minggu).
  • Sawindu: 8 tahun.
Baca juga  Kumpulan Ucapan Sungkem Lebaran 2025 Bahasa Jawa: Singkat, Sopan & Menyentuh Hati

Penunjuk Waktu Umum (Kosakata Dasar)

Berikut adalah kosakata dasar untuk keterangan waktu:

  • Pagi: Esuk / Enjang.
  • Siang: Awan / Rina.
  • Sore: Sonten.
  • Malam: Bengi / Dalu.
  • Kemarin: Wingi.
  • Besok: Sesuk.
  • Nembe: Baru saja.
  • Suwe: Lama.
  • Saksuwene: Selama.

Arane Wektu

Masyarakat Jawa tradisional menandai jam berdasarkan pergerakan matahari dan aktivitas alam/hewan. Berikut urutannya dari pagi buta hingga malam larut:

Waktu Pagi (Dini Hari – Terbit Matahari)

  • 03.00 – Jago Kluruk Sepisan: Ayam berkokok pertama kali.
  • 04.00 – Subuh / Jago Kluruk Pindo: Ayam berkokok kedua.
  • 05.00 – Jago Kluruk Telu: Ayam berkokok ketiga.
  • 05.30 – Saput Lemah: Mulai terlihat tanah (remang-remang pagi).
  • 06.00 – Byar: Matahari terbit (terang tanah).

Waktu Siang (Matahari Naik)

  • 09.00 – Gumatel: Matahari mulai terasa panas menyengat (gatel).
  • 10.00 – Pecat Sawed: Waktunya petani melepas bajak sawah (istirahat).
  • 11.30 – Tengange: Menjelang tengah hari.
  • 12.00 – Bedug Luhur / Wisan Gawe: Waktunya istirahat kerja (tengah hari).
  • 12.30 – Lingsir Kulon: Matahari mulai bergeser ke arah barat.
Baca juga  Nama-nama Bagian Pohon dalam Bahasa Jawa: Papah, Oyot, Pang, dll

Waktu Sore (Matahari Turun)

  • 15.30 – Ngasar: Waktu salat Asar.
  • 17.00 – Tunggang Gunung: Matahari tampak berada di atas punggung gunung (akan terbenam).
  • 17.30 – Tibra Layu: Matahari mulai redup/layu.

Waktu Malam (Gelap)

  • 18.00 – Magrib / Surup: Matahari terbenam.
  • 18.30 – Bakda Magrib: Selepas waktu Magrib.
  • 19.00 – Ngisak: Waktu salat Isya.
  • 20.00 – Bakda Ngisak: Selepas waktu Isya.
  • 22.00 – Sirep Bocah: Waktunya anak-anak tidur (suasana mulai sepi).
  • 23.00 – Sirep Wong: Waktunya orang dewasa tidur.
  • 24.00 – Bedhug Bengi: Tengah malam.
  • 01.00 – Lingsir Wengi: Lewat tengah malam (menjelang dini hari).
  • 02.00 – Titiyoni: Waktu hening dini hari.

Nah, itulah tadi beberapa istilah ukuran waktu dalam Bahasa Jawa yang sangat kaya makna. Semoga bermanfaat.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid