
Yogyakarta, KabarJawa.com – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar Thrifting Fest 2026 di Lobby Kampus III, Gedung St. Bonaventura, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-61 UAJY sekaligus mengajak sivitas akademika membangun kebiasaan konsumsi yang lebih berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, pakaian dan barang yang masih layak pakai kembali dimanfaatkan sehingga memiliki nilai guna bagi pemilik baru.
Konsep ini sekaligus menjadi salah satu cara UAJY mendorong sivitas akademika untuk mengurangi potensi limbah tekstil.
Lima Tenant Hadir di Thrifting Fest 2026
UAJY Thrifting Fest 2026 menghadirkan lima tenant yang berasal dari alumni, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Kelima tenant tersebut adalah Preloved by Baileys, Second Chance, Hunting (Humas Thrifting), HerXGry Rewear, dan Dudu’s Stuff.
Selain kelima tenant tersebut, penyelenggara juga menyediakan tenant khusus yang menjual pakaian dan sepatu layak pakai hasil sumbangan dari dosen serta karyawan UAJY.
Beragam barang menarik perhatian pengunjung selama kegiatan berlangsung. Tidak hanya pakaian, sejumlah pengunjung juga menemukan barang lain seperti sepeda roda dua.
Pakaian batik menjadi salah satu barang yang cukup diminati mahasiswa. Dosen dan pegawai outsourcing UAJY juga terlihat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbelanja di sejumlah tenant.
Pengunjung Dorong Thrifting Fest Lebih Sering Digelar
Antusiasme pengunjung turut mendapat apresiasi dari Devi, dosen Program Studi Informatika UAJY. Ia menilai kegiatan tersebut menarik karena menjadi pengalaman yang belum pernah ditemuinya sebelumnya di lingkungan kampus.
“Wah, menarik ya karena belum pernah, tapi karena saya datang terlalu sore jadi barangnya mungkin sudah banyak berkurang gitu ya, mungkin acaranya bisa diadakan lebih sering apalagi kalau tujuannya untuk charity ya, mungkin bisa mengajak lebih banyak tenant untuk bergabung,” ungkap Devi.
Masukan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan thrifting tidak hanya dipandang sebagai aktivitas berbelanja barang bekas. Jika dikembangkan secara berkelanjutan, kegiatan serupa juga berpotensi menjadi ruang partisipasi sivitas akademika sekaligus mendukung kegiatan sosial.
Hasil Penjualan Disalurkan untuk Korban Bencana
Aspek sosial menjadi bagian penting dalam pelaksanaan UAJY Thrifting Fest 2026. Hasil penjualan pakaian dan sepatu layak pakai yang merupakan sumbangan dosen dan karyawan akan disalurkan dalam bentuk dana untuk membantu korban bencana alam.
Dengan konsep tersebut, barang yang sudah tidak digunakan oleh pemilik sebelumnya tetap dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Kegiatan ini juga mempertemukan semangat keberlanjutan dengan kepedulian sosial.
Melalui UAJY Thrifting Fest 2026, UAJY mendorong sivitas akademika untuk membangun kebiasaan menggunakan kembali barang yang masih layak pakai.
Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi limbah tekstil sekaligus menghidupkan semangat Laudato Si’ melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.***