Tips Mengurangi Konsumsi Garam Selama Puasa Ramadan untuk Hidup Lebih Sehat

Bagikan :
Tips Mengurangi Konsumsi Garam Selama Puasa Ramadan untuk Hidup Lebih Sehat
Tips Mengurangi Konsumsi Garam Selama Puasa Ramadan untuk Hidup Lebih Sehat(Sumber Gambar : Ilustrasi: Pinterestr/Photo Studio)

Kabarjawa – Hidup lebih sehat! Menjalani ibadah puasa selama Ramadan membutuhkan perhatian khusus terhadap pola makan agar tubuh tetap sehat dan bugar. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah konsumsi garam. Asupan garam yang berlebihan saat sahur dan berbuka dapat memicu dehidrasi serta meningkatkan risiko hipertensi.

Ahli gizi dari Universitas Esa Unggul, Nazhif Gifari, berbagi tips mengurangi konsumsi garam agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat.

Dampak Buruk Konsumsi Garam Berlebih Saat Puasa

Garam memang dibutuhkan oleh tubuh, namun dalam jumlah yang tepat. Mengonsumsi garam secara berlebihan saat puasa dapat menyebabkan dehidrasi. Hal ini dikarenakan natrium dalam garam bersifat menarik cairan, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan.

Selain itu, garam berlebih juga berisiko menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi yang menjadi pemicu berbagai penyakit serius seperti stroke, diabetes, gagal ginjal, hingga serangan jantung.

Alternatif Sehat: Gunakan MSG untuk Kurangi Garam

Sebagai solusi, konsumsi garam bisa dikurangi dengan memanfaatkan monosodium glutamat (MSG) sebagai pengganti sebagian garam. MSG mengandung 12% natrium, jauh lebih rendah dibandingkan garam dapur yang mengandung 39% natrium.

Baca juga  Keutamaan Hari ke-19 Ramadan: Momentum Istimewa untuk Meraih Berkah

Sebagai gambaran, satu gram garam mengandung sekitar 400 mg natrium, sementara satu gram MSG hanya mengandung sekitar 133 mg natrium.

Dengan perbandingan ini, penggunaan MSG dalam masakan dapat membantu mengurangi kadar natrium hingga 30%.

Sebagai contoh, jika biasanya membutuhkan dua sendok teh garam untuk memasak, bisa diganti dengan satu sendok teh garam ditambah setengah sendok teh MSG. Dengan cara ini, rasa gurih tetap terjaga tanpa mengorbankan kesehatan.

Manfaat MSG bagi Kesehatan

Selain membantu mengurangi asupan garam, MSG juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Rasa umami yang dihasilkan MSG merangsang produksi air liur di mulut, sehingga membantu proses pencernaan sejak tahap awal.

Glutamat yang terkandung dalam MSG juga mendukung kerja enzim pencernaan di usus dan menjadi sumber energi bagi usus halus. Menariknya, MSG juga berperan dalam mengontrol nafsu makan dengan memberikan rasa kenyang yang lebih cepat.

Praktik Bijak Garam di Dapur

Untuk memberikan contoh nyata penerapan konsep bijak garam, Chef Hideki Fujiwara dalam sebuah cooking class menunjukkan cara membuat nugget sayur tanpa menggunakan garam dapur.

Baca juga  ​Oriental Carnival “Convergence”: Harmoni Budaya dan Kemeriahan Imlek 2577 di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta

Sebagai pengganti, ia menambahkan 1½ sendok teh penyedap rasa yang mengandung MSG untuk menghadirkan cita rasa gurih yang tetap lezat dan sehat.

Bijak Menggunakan Garam Demi Kesehatan yang Lebih Baik

Mengurangi konsumsi garam selama puasa Ramadan bukan hanya membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, tetapi juga mencegah risiko hipertensi dan penyakit lainnya.

Menggunakan MSG sebagai alternatif sebagian garam adalah langkah bijak yang dapat diterapkan sehari-hari. Selain menjaga kesehatan, langkah ini juga mendukung pola makan yang lebih sehat dan seimbang.

PT Ajinomoto Indonesia turut mendukung edukasi pola makan sehat melalui inisiatif Ajinomoto Health Provider, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengatur penggunaan garam demi kualitas hidup yang lebih baik.

Tidak hanya itu, di momen Ramadan ini, Ajinomoto juga berbagi kebahagiaan dengan memberikan santunan kepada 700 anak yatim piatu.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?