
KabarJawa.com – Ikan gabus telah lama dikenal masyarakat Indonesia sebagai sumber nutrisi untuk membantu pemulihan tubuh, terutama setelah sakit atau operasi. Namun, manfaat ikan gabus tidak berhenti pada kandungan proteinnya yang tinggi.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ikan gabus (Channa striata) juga kaya albumin dan antioksidan alami yang berperan penting dalam proses penyembuhan luka dan regenerasi jaringan. Albumin merupakan protein utama dalam plasma darah yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan, mengangkut zat gizi, serta mendukung pembentukan jaringan baru.
Dalam kondisi luka, baik akibat operasi, sayatan, maupun luka bakar, kebutuhan albumin tubuh meningkat. Kekurangan albumin diketahui dapat memperlambat penutupan luka dan meningkatkan risiko infeksi. Studi mengenai ekstrak ikan gabus menunjukkan bahwa kandungan albuminnya lebih tinggi dibandingkan sebagian besar ikan air tawar lainnya, sehingga berperan signifikan dalam mempercepat proses penyembuhan luka.
Selain albumin, ikan gabus juga mengandung berbagai asam amino esensial seperti arginin, leusin, dan valin yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Beberapa penelitian di Indonesia mencatat bahwa pemberian ekstrak ikan gabus pada pasien pasca operasi, termasuk operasi caesar, dapat membantu mempercepat penutupan luka dan menurunkan risiko komplikasi, terutama pada kondisi hipoalbuminemia atau kadar albumin rendah.
Tidak hanya ikan gabus, daun binahong (Anredera cordifolia) juga dikenal luas dalam pengobatan tradisional sebagai tanaman yang mendukung penyembuhan luka. Binahong mengandung flavonoid, saponin, dan senyawa antiinflamasi yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri, mengurangi peradangan, serta mendukung pembentukan kolagen.
Kolagen merupakan komponen penting dalam proses regenerasi kulit dan jaringan, sehingga perannya sangat krusial dalam penyembuhan luka yang optimal. Penelitian yang mengkombinasikan ekstrak ikan gabus dan binahong menunjukkan hasil penyembuhan luka yang lebih cepat dibandingkan penggunaan tunggal, karena adanya efek sinergis antara albumin dan senyawa bioaktif tanaman.
“Dalam konteks gaya hidup modern, kebutuhan akan solusi pemulihan yang praktis dan aman semakin meningkat. Produk berbasis ekstrak alami menjadi alternatif yang banyak dipilih masyarakat karena dinilai lebih mudah dikonsumsi dan minim efek samping jika digunakan sesuai aturan,” Ujar Vania, Brand Develoment PT. Rumbaka Gung Triwikrama yang merupakan Principal dari Kutuk Prime.
Salah satu contoh produk yang memanfaatkan kombinasi ini adalah Kutuk Prime, yang diformulasikan dengan ekstrak ikan gabus 250 mg dan ekstrak daun binahong 250 mg dalam satu sajian.
“Kombinasi tersebut dirancang untuk mendukung proses penyembuhan luka dari dalam tubuh, sekaligus membantu menjaga daya tahan dan kualitas jaringan. Dokumentasi produk menunjukkan bahwa Kutuk Prime telah terdaftar di BPOM sebagai suplemen herbal dengan klaim membantu proses penyembuhan luka, sehingga dapat digunakan sebagai bagian dari pendekatan nutrisi pendukung pemulihan” kata Vania.
Meski demikian, para ahli tetap menekankan bahwa suplemen tidak menggantikan perawatan medis utama, melainkan berfungsi sebagai pendamping nutrisi yang membantu tubuh bekerja lebih optimal.
Dengan semakin banyaknya bukti ilmiah mengenai manfaat ikan gabus dan binahong, pemanfaatan bahan alami lokal sebagai solusi kesehatan menjadi semakin relevan. Kombinasi nutrisi dan senyawa bioaktif dari kedua bahan ini menunjukkan potensi besar dalam mendukung proses regenerasi tubuh, terutama pada fase pemulihan, ketika kebutuhan protein dan antioksidan meningkat.***