
KabarJawa.com – Nama Federico Macheda pernah menjadi salah satu perbincangan terbesar di Manchester United pada 2009.
Bukan karena ia sudah lama menjadi pemain utama, melainkan karena pemain muda asal Italia itu tiba-tiba muncul dan mencetak gol yang sangat penting dalam debutnya.
Pada 5 April 2009, Manchester United menghadapi Aston Villa di Old Trafford dalam pertandingan Premier League.
Macheda yang ketika itu masih berusia belia masuk dari bangku cadangan dan kemudian mencetak gol kemenangan pada penghujung pertandingan.
Usia Macheda Saat Mencetak Gol
Federico Macheda lahir pada 22 Agustus 1991. Pertandingan Manchester United kontra Aston Villa berlangsung pada 5 April 2009. Dengan demikian, usianya ketika mencetak gol adalah 17 tahun atau sekitar 17 tahun 7 bulan.
Usia tersebut membuat pencapaiannya semakin menarik. Ia belum genap 18 tahun ketika sudah mencetak gol kemenangan dalam pertandingan Premier League untuk salah satu klub terbesar di Inggris.
Tidak mengherankan jika publik kemudian mulai membicarakannya sebagai salah satu talenta muda yang berpotensi memiliki masa depan besar.
Setelah mencetak gol melawan Aston Villa, Macheda tidak langsung menghilang dari tim utama.
Beberapa hari kemudian, ia kembali menjadi pencetak gol bagi Manchester United ketika menghadapi Sunderland.
Performa tersebut semakin memperkuat kesan bahwa United mungkin telah menemukan penyerang muda yang bisa menjadi bagian penting dari masa depan klub.
Sir Alex Ferguson juga tetap memberinya kesempatan tampil pada musim berikutnya. Namun, sepak bola di level klub besar tidak sesederhana mencetak gol dalam satu atau dua pertandingan.
Manchester United memiliki banyak pemain depan berpengalaman. Wayne Rooney, Dimitar Berbatov, Michael Owen dan sejumlah penyerang lainnya membuat persaingan untuk mendapatkan tempat di lini depan sangat ketat.
Karier Mulai Berbelok Lewat Masa Peminjaman
Untuk mendapatkan pengalaman bermain secara lebih rutin, Macheda kemudian mulai menjalani periode peminjaman.
Pada musim 2010/11, ia dipinjamkan ke Sampdoria di Italia. Kembali ke lingkungan sepak bola Italia menjadi kesempatan bagi Macheda untuk memperoleh pengalaman yang berbeda setelah berkembang di Inggris.
Setelah kembali ke Manchester United, situasinya belum berubah secara signifikan.
Ia masih kesulitan mendapatkan tempat reguler sehingga klub kembali meminjamkannya.
Beberapa tim yang kemudian menjadi bagian dari perjalanan kariernya adalah Queens Park Rangers, VfB Stuttgart, dan Doncaster Rovers.
Akibatnya, Macheda tidak mendapatkan menit bermain sebanyak yang mungkin diharapkan setelah penampilan perdananya.
Hubungan Macheda dengan Manchester United akhirnya berakhir pada 2014.
Setelah cukup lama menjadi bagian dari klub dan menjalani beberapa masa peminjaman, ia kemudian bergabung dengan Cardiff City.
Perpindahan tersebut menjadi babak baru. Macheda tidak lagi berstatus pemain muda yang baru saja mencuri perhatian di Old Trafford. Ia harus membangun kembali kariernya sebagai pemain profesional yang mencari klub dan peran yang tepat.
Salah satu periode yang cukup penting dalam perjalanan Macheda terjadi ketika ia bermain di Yunani bersama Panathinaikos.
Di klub tersebut, Macheda memperoleh kesempatan bermain lebih teratur dan kembali menunjukkan kemampuannya dalam mencetak gol.***