
KabarJawa.com – Balapan utama MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen akan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 mulai pukul 19.00 WIB.
Memasuki race sepanjang 26 lap tersebut, perhatian tertuju kepada dominasi Aprilia yang tampil impresif sejak sesi latihan, kualifikasi, hingga Sprint Race.
Menariknya, sorotan utama justru mengarah kepada tim satelit Trackhouse Racing yang sukses mengungguli tim pabrikan Aprilia pada balapan singkat sehari sebelumnya.
Hasil Sprint Race menjadi gambaran awal bahwa persaingan pada Main Race diprediksi berlangsung sengit.
Raul Fernandez dan Ai Ogura tampil luar biasa bersama Trackhouse Aprilia, sementara Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih memiliki peluang besar untuk membalas hasil kurang maksimal di Sprint Race.
Di sisi lain, Ducati berharap Fabio Di Giannantonio mampu mengganggu dominasi motor RS-GP26 yang sepanjang akhir pekan menunjukkan performa paling kompetitif.
Aprilia Tampil Superior Sejak Awal Akhir Pekan
Sirkuit Assen sejauh ini menjadi lintasan yang sangat bersahabat bagi Aprilia. Pabrikan asal Italia tersebut bahkan mencatatkan pencapaian istimewa pada sesi kualifikasi dengan menyapu empat posisi terdepan.
Jorge Martin dari Aprilia Racing merebut pole position. Tepat di belakangnya terdapat Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia, disusul Marco Bezzecchi di posisi ketiga dan Raul Fernandez di posisi keempat.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Aprilia memiliki kecepatan terbaik dalam satu putaran maupun simulasi balapan sepanjang rangkaian akhir pekan.
Namun, kejutan sesungguhnya baru terjadi saat Sprint Race berlangsung.
Trackhouse Racing Buat Sejarah Lewat Fernandez dan Ogura
Tim satelit Trackhouse Aprilia tampil sebagai bintang utama pada Sprint Race Sabtu.
Raul Fernandez menunjukkan performa impresif setelah berhasil melewati Jorge Martin dan Ai Ogura pada fase awal balapan sebelum memperlebar jarak hingga garis finis. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan Sprint keduanya sepanjang musim MotoGP 2026.
Lebih istimewa lagi, Trackhouse Racing mencatat sejarah berkat finis satu dua melalui Raul Fernandez sebagai pemenang dan Ai Ogura di posisi kedua.
Prestasi itu sekaligus memperlihatkan bahwa tim satelit mampu mengungguli skuad pabrikan Aprilia dalam kondisi balapan sesungguhnya.
Raul Fernandez Jadi Favorit Kemenangan
Berkaca dari hasil Sprint Race, Raul Fernandez menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memenangkan balapan utama.
Keunggulan terbesar pembalap asal Spanyol itu terletak pada race pace yang sangat konsisten. Setelah memimpin balapan, Fernandez mampu menjaga ritme tanpa memberikan kesempatan kepada rival-rivalnya untuk mendekat.
Dengan karakter balapan penuh yang mengandalkan kestabilan kecepatan dan pengelolaan ban, Fernandez memiliki modal yang sangat kuat menghadapi Main Race.
Ai Ogura dan Marco Bezzecchi Siap Memberikan Perlawanan
Ai Ogura juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Start dari posisi kedua, rookie asal Jepang tersebut sempat memimpin Sprint Race sebelum akhirnya disalip Jorge Martin dan Raul Fernandez.
Meski demikian, Ogura tetap mampu mempertahankan konsistensi kecepatannya sekaligus meredam tekanan pembalap Ducati yang terus membayangi dari belakang.
Sementara itu, Marco Bezzecchi sebenarnya datang ke Assen dengan catatan sangat menjanjikan.
Pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026 itu menjadi pembalap tercepat pada seluruh sesi latihan bebas. Namun, kesalahan saat start Sprint Race membuatnya kehilangan momentum dan harus bekerja keras mengejar posisi.
Apabila mampu memperbaiki start pada balapan utama, Bezzecchi berpotensi menjadi ancaman terbesar bagi para rivalnya.
Jorge Martin Masih Mencari Formula Terbaik
Meski sukses mengamankan pole position, Jorge Martin belum mampu mengubah kecepatan satu putaran menjadi hasil maksimal pada Sprint Race.
Martin akhirnya hanya menyelesaikan balapan di posisi kelima. Belakangan dikabarkan bahawa ia mengakui karakter motornya lebih optimal ketika digunakan untuk time attack pada sesi kualifikasi dibandingkan menghadapi balapan dengan ritme panjang.
Karena itu, pemilihan setelan ban akan menjadi pekerjaan penting menjelang Main Race.
Fabio Di Giannantonio Jadi Harapan Ducati
Di tengah dominasi Aprilia, Fabio Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati yang tampil paling kompetitif.
Pembalap VR46 Ducati tersebut berhasil finis di posisi ketiga Sprint Race sekaligus menjadi satu-satunya pembalap non-Aprilia yang mampu bersaing di barisan depan.
Pada balapan utama nanti, Di Giannantonio diperkirakan menjadi ujung tombak Ducati untuk menghambat dominasi motor RS-GP26.
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Hadapi Tantangan Berat
Tim pabrikan Ducati Lenovo menjalani akhir pekan yang belum sesuai harapan. Marc Marquez memulai Sprint Race dari posisi ketujuh. Ia sempat bersaing bersama kelompok depan, tetapi kesulitan mengikuti kecepatan para pembalap Aprilia.
Sementara itu, Francesco Bagnaia sebenarnya melewati garis finis di depan Marquez. Namun, ia harus menerima penalti turun satu posisi setelah melanggar batas lintasan atau track limits pada lap terakhir.
Akibat hukuman tersebut, Marquez naik ke posisi keenam sedangkan Bagnaia turun ke posisi ketujuh.
Kedua pembalap Ducati diperkirakan membutuhkan perubahan setelan motor agar mampu bersaing memperebutkan podium pada balapan utama.
Tiga Faktor Penentu Balapan MotoGP Belanda 2026
Balapan utama diperkirakan akan ditentukan oleh beberapa aspek penting. Pertama adalah track limits. Karakter Assen yang sangat cepat membuat pembalap mudah melebar di beberapa tikungan.
Pada Sprint Race saja sejumlah pembalap seperti Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan Alex Rins sudah memperoleh peringatan, sedangkan Francesco Bagnaia terkena penalti. Chicane terakhir diprediksi kembali menjadi titik paling krusial.
Faktor kedua adalah suhu lintasan dan ketahanan ban. Jorge Martin sebelumnya menyampaikan kekhawatiran mengenai suhu panas di Assen.
Dengan total 26 lap, kemampuan menjaga performa ban belakang akan menjadi penentu hasil akhir. Raul Fernandez menunjukkan kemampuan tersebut saat Sprint Race, tetapi balapan utama tentu memberikan tantangan yang lebih berat.
Faktor ketiga adalah kondisi fisik pembalap. Fermin Aldeguer dipastikan tidak tampil setelah mengalami kecelakaan keras pada sesi latihan dan dinyatakan tidak fit untuk balapan.
Sementara itu, Alex Marquez tetap memaksakan tampil di Sprint Race dan finis di posisi ke-13 setelah sebelumnya absen pada Q2 akibat insiden kecelakaan.
Duel Aprilia Pabrikan vs Tim Satelit Jadi Sorotan
Balapan utama MotoGP Belanda 2026 diprediksi menghadirkan pertarungan menarik antara tim pabrikan Aprilia dan tim satelit Trackhouse Racing.
Marco Bezzecchi dan Jorge Martin memiliki kesempatan membalas kekalahan dari Raul Fernandez dan Ai Ogura yang tampil luar biasa pada Sprint Race.
Di sisi lain, Fabio Di Giannantonio bersama Ducati akan berusaha memanfaatkan setiap peluang apabila para pembalap Aprilia melakukan kesalahan.
Dengan performa seluruh pembalap yang sangat berdekatan serta potensi drama akibat track limits, pengelolaan ban, dan strategi balapan, Main Race MotoGP Belanda di Assen berpeluang menjadi salah satu balapan paling menarik sepanjang musim 2026.***