Kabarjawa – Keberhasilan Persib Bandung mencetak sejarah lewat kemenangan tipis 1-0 atas FC Seoul pada laga AFC Champions League Two (ACL 2) di Korea Selatan pada 16 September 2026 menjadi modal berharga bagi moral tim.
Namun, selebrasi tak bisa berlangsung lama. Skuad Pangeran Biru harus langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi partai tandang pekan ketiga Super League 2026/2027 menantang Persijap Jepara. Bentrokan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Minggu, 20 September 2026, mulai pukul 19.00 WIB.
Maung Bandung Dihantam Badai Kelelahan dan Daftar Cedera
Perjalanan udara ribuan kilometer dari Korea Selatan menuju Jawa Tengah menyedot stamina para pemain Persib. Guna menyiasati mepetnya waktu pemulihan, pelatih Igor Tolic memilih memboyong timnya untuk menetap dan memaksimalkan porsi latihan di Semarang ketimbang menggelar sesi latihan resmi di stadion pertandingan. Pemantauan intensif terhadap kebugaran pemain dilakukan hingga 24 jam terakhir menjelang peluit pertama dibunyikan demi menentukan starting lineup yang paling siap.
Ujian Persib kian berat lantaran empat pilarnya harus absen. Sandy Walsh mengalami cedera, sedangkan Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda, dan D. Lončar masih menjalani proses pemulihan medis. Kendati demikian, kapten Marc Klok menegaskan tekad timnya untuk mengevaluasi kekurangan dan membidik kemenangan di Jepara.
Persijap di Bawah Mario Lemos: Berburu Gol dan Tren Positif
Di kubu tuan rumah, Persijap Jepara sedang berjuang mengakhiri tren negatif. Laskar Kalinyamat menelan dua kekalahan beruntun di awal musim, yakni kalah 0-2 dari Madura United dan 0-1 saat menjamu Borneo FC. Hingga pekan kedua berakhir, Persijap menjadi satu-satunya kontestan yang belum berhasil mencetak gol. Performa yang belum padu ini terpengaruh oleh mepetnya masa persiapan pramusim yang hanya berdurasi dua minggu, serta lepasnya sejumlah pemain kunci musim lalu seperti Diogo Brito, Carlos Franca, dan Iker Guarda Rotsena.
Merespons situasi tersebut, manajemen mengganti pelatih Juan Cortes dan memanggil kembali Mario Lemos untuk menukangi tim. Meski tengah dalam krisis lini depan, Persijap mengantongi rekor historis yang patut diwaspadai: mereka merupakan satu-satunya tim yang tak sanggup dikalahkan Persib sepanjang musim lalu. Laskar Kalinyamat sukses menumbangkan Persib 2-1 di Jepara pada Agustus 2025, lalu menahan imbang Maung Bandung 0-0 di Bandung pada Mei 2026.
Duel ‘Mewah’ vs ‘Ekonomis’: Perbandingan Skuad yang Jomplang
Bentrokan ini juga menghadirkan perbandingan finansial yang kontras. Persib Bandung menempati posisi kedua sebagai skuad termahal di Super League dengan total nilai pasar mencapai Rp155,13 miliar, tepat di bawah Persija Jakarta (Rp163,39 miliar).
Sebaliknya, Persijap Jepara berstatus sebagai tim paling terjangkau di kompetisi dengan nilai pasar skuad sebesar Rp49,97 miliar. Pemain termahal di kubu Persijap dipegang oleh Najeeb Yakubu dengan nilai pasar Rp6,08 miliar, disusul Borja Martinez dan Vasko Kalezic di angka Rp4,35 miliar, serta Rakhmatsho Rakhmatzoda senilai Rp3,91 miliar.
Info Broadcast, Link Streaming, dan Titik Nobar Biru
Pertandingan sengit ini dapat disaksikan secara langsung maupun melalui saluran digital dengan rincian berikut:
- Laga: Persijap Jepara vs Persib Bandung
- Waktu: Minggu, 20 September 2026, Pukul 19.00 WIB
- Lokasi: Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara
- Siaran Televisi: Indosiar
- Live Streaming: https://www.vidio.com/live/22207?schedule_id=5322178
Bagi para Bobotoh yang tidak melakukan perjalanan ke Jepara, Persib menggelar acara Nobar Biru di Graha PERSIB (Jl. Sulanjana No. 17, Kota Bandung). Selain itu, agenda nobar resmi juga diselenggarakan di empat bioskop CGV, yakni CGV Paris Van Java, CGV 23 Paskal, CGV Festive Walk Karawang, dan CGV Grage City Mall Cirebon dengan patokan harga tiket Rp85.000.