
KabarJawa.com – Moto3 Jerman 2026 menjadi salah satu balapan yang paling dinantikan, terutama bagi penggemar balap motor Indonesia.
Seri yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring ini membuka peluang bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya setelah gagal finis pada Moto3 Belanda di Assen.
Bagi penonton yang ingin menyaksikan aksi para pembalap, balapan dapat disaksikan melalui platform streaming resmi maupun siaran televisi gratis.
Link Resmi Nonton Moto3 Jerman 2026 Secara Online
Penonton yang ingin mengikuti seluruh rangkaian Moto3 Jerman 2026 secara daring disarankan menggunakan platform resmi penyedia hak siar. Berikut pilihan layanan streaming yang tersedia:
- Vision+: https://www.visionplus.id/webclient/page?mainPageId=2972
- Vidio: https://www.vidio.com/categories/motogp
Menggunakan layanan resmi memberikan akses siaran dengan kualitas yang lebih baik sekaligus mendukung penyelenggaraan kompetisi secara legal.
Cara Menonton Moto3 Jerman 2026 di TV Gratis
Selain melalui layanan streaming, Moto3 Jerman 2026 juga dapat disaksikan secara gratis melalui siaran televisi nasional Trans7.
Jadi, para penonton cukup mengikuti jadwal tayangan MotoGP yang telah disiapkan stasiun televisi tersebut untuk menikmati jalannya balapan dari Sachsenring.
Moto3 Jerman 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Veda Ega Pratama
Moto3 Jerman 2026 diperkirakan akan menghadirkan persaingan ketat di lintasan Sachsenring. Balapan ini menjadi kesempatan penting bagi Veda Ega Pratama untuk bangkit setelah mengalami hasil kurang memuaskan pada seri sebelumnya di Assen.
Perhatian juga tertuju kepada Maximo Quiles yang saat ini memimpin klasemen sementara. Namun, performa Veda tetap menjadi sorotan karena karakter Sirkuit Sachsenring dinilai sesuai dengan gaya balapnya.
Karakter Sirkuit Sachsenring Menuntut Presisi dan Ketahanan Fisik
Sachsenring dikenal sebagai salah satu lintasan paling teknis dalam kalender Moto3. Sirkuit sepanjang 3,7 kilometer tersebut memiliki 13 tikungan dengan jumlah lintasan lurus yang sangat terbatas.
Kondisi itu membuat pembalap harus menjaga racing line secara konsisten sejak awal hingga akhir balapan.
Selain kemampuan teknis, ketahanan fisik dan konsentrasi tinggi menjadi faktor penting untuk meraih hasil maksimal di lintasan yang sempit dan berliku tersebut.
Veda Ega Pratama Siap Menjawab Tantangan di Jerman
Veda Ega Pratama datang ke Sachsenring dengan motivasi besar untuk memperbaiki hasil balapan sebelumnya. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu kini menjadi andalan utama Honda Team Asia setelah rekan setimnya, Zen Mitani, masih harus menepi akibat cedera patah pergelangan tangan yang dialami pada seri sebelumnya.
Saat ini, Veda menempati posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 82 poin. Jumlah tersebut sama dengan raihan poin rivalnya, Hakim Danish, sehingga persaingan menuju posisi yang lebih baik dipastikan berlangsung ketat.
Sebagai persiapan menghadapi GP Jerman, Veda juga telah menjalani latihan intensif menggunakan motor supersport 600cc di Sirkuit Alcarras, Spanyol.
Bekal tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan performanya saat menghadapi karakter lintasan Sachsenring yang terkenal menuntut kemampuan teknis tinggi.
Dengan kondisi tersebut, Moto3 Jerman 2026 menjadi kesempatan penting bagi Veda untuk kembali mengumpulkan poin dan memperbaiki posisinya di klasemen sementara sekaligus membuktikan kemampuannya di salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender balap Moto3 musim ini.***