
Kabar Jawa – Sholat kafarat adalah salah satu ibadah sunnah yang dikerjakan oleh umat Islam sebagai bentuk penebusan terhadap sholat fardhu yang pernah terlewat.
Ibadah ini memiliki keistimewaan karena dilakukan secara khusus pada hari Jumat terakhir di bulan Ramadhan.
Dalam ajaran Islam, sholat memiliki kedudukan yang sangat penting, sehingga bagi mereka yang pernah meninggalkan sholat wajib, dianjurkan untuk melaksanakan sholat kafarat sebagai upaya menggantinya.
Seperti yang disampaikan dalam hadits Rasulullah SAW:
“Barang siapa selama hidupnya pernah meninggalkan sholat, tetapi tidak dapat menghitung jumlahnya, maka sholatlah pada hari Jumat terakhir bulan Ramadhan.”
Agar pelaksanaannya benar dan sesuai syariat, berikut ini adalah panduan lengkap tata cara sholat kafarat serta dzikir yang dianjurkan setelahnya.
Tata Cara Sholat Kafarat
Sholat kafarat memiliki kemiripan dengan sholat pada umumnya, namun terdapat beberapa perbedaan, terutama dalam niat serta bacaan yang dibaca setelah surah Al-Fatihah.
Sholat ini dapat dilakukan setelah memasuki waktu Dhuha hingga Ashar. Sehingga tersedia waktu yang cukup untuk mendirikan sholat ini.
- Membaca Niat Sholat KafaratArab:
أُصَلِّي سُنَّةً لِكِفَارَةِ الصَّلَاةِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللهُ أَكْبَرْ
Latin:
Ushallî sunnatan likifâratish shalâti arba’a raka’âtin mustaqbilal qiblati lillâhi taʻâlâ. Allâhu Akbar.
Artinya: “Saya niat sholat sunnah untuk mengganti dan menebus sholat yang tertinggal, empat rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”
- Melakukan Takbiratul Ihram
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Ayat Kursi atau Surah Al-Qadr sebanyak 15 kali setelah Al-Fatihah
- Membaca Surah Al-Kautsar sebanyak 15 kali
- Rukuk dan membaca bacaan rukuk
- I’tidal dan membaca bacaan i’tidal
- Sujud pertama dan membaca bacaan sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua dan membaca bacaan sujud
- Berdiri kembali untuk melanjutkan rakaat berikutnya
- Melakukan gerakan yang sama hingga empat rakaat tanpa tahiyat awal
- Melakukan salam setelah rakaat keempat
Dzikir Setelah Sholat Kafarat
Setelah menyelesaikan sholat kafarat, dianjurkan untuk tidak langsung beranjak dari tempat sholat, melainkan meluangkan waktu untuk berdzikir. Berikut ini beberapa bacaan dzikir yang dapat diamalkan:
- Istighfar (dibaca 3 kali)Arab:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
Latin:
Astaghfirullâhal ‘adzhîma alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qayyûmu wa atûbu ilaika.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya. Aku bertobat kepada-Nya.”
- Shalawat Nabi (dibaca 15 atau 100 kali)Arab:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin:
Allahumma shalli ‘ala sayyidinâ Muhammadin.
Artinya: “Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad.”
- Bacaan Basmalah, Hamdalah, dan SyahadatArab:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ.
Latin:
Bismillâhir rahmânir rahîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. Asyhadu allâ ilâha illallâhu wa asyhadu anna Muhammadar rasûlullâhi.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”
Doa Setelah Sholat Kafarat
Setelah berdzikir, dianjurkan pula untuk membaca doa sebagai penyempurna ibadah. Berikut adalah bacaan doa setelah sholat kafarat:
Arab:
اللَّهُمَّ يَا مَنْ لَا تَنْفَعُكَ طَاعَتِي وَلَا تَضُرُّكَ مَعْصِيَتِي…
Latin:
Allâhumma yâ man lâ tanfa’uka thâʻati walâ tadhurruka ma’shiyati taqabbal minnî mâ lâ tanfa’uka waghfirli mâ lâ tadhurruka…
Artinya:
“Ya Allah, Engkau tidak memperoleh manfaat dari ketaatanku dan tidak pula merugi karena kemaksiatanku. Terimalah amal ibadahku, dan ampunilah dosa-dosaku…”
Sholat kafarat merupakan amalan yang dianjurkan bagi mereka yang ingin menebus sholat wajib yang pernah terlewat.
Dengan melaksanakan ibadah ini, umat Islam dapat menunjukkan kesungguhan dalam bertaubat dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Penting untuk mengikuti tata cara yang telah diajarkan agar ibadah ini dilakukan dengan sempurna.
Selain itu, berdzikir dan berdoa setelah sholat juga menjadi bagian dari penyempurnaan ibadah yang tidak boleh dilewatkan. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.
***