Menguak Makna Hari Naas dan Hari Keberuntungan Berdasarkan Weton Kelahiran

Bagikan :
Ilustrasi makna hari naas dan hari keberuntungan berdasarkan weton (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Dalam perjalanan panjang budaya Jawa, ada satu konsep yang selalu menarik untuk dibahas, yakni weton.

Sejak dahulu, masyarakat Jawa percaya bahwa hari kelahiran seseorang tidak hanya menjadi penanda waktu, tetapi juga membawa pesan tentang karakter, peruntungan, serta hari baik dan hari naas yang mungkin menyertai hidupnya.

Hal seperti ini terus diwariskan dari generasi ke generasi dan masih menjadi bagian penting dalam tradisi hingga sekarang.

Adapun berdasarkan laman resmi Universitas Gadjah Mada, diketahui bahwa istilah weton berasal dari bahasa Jawa yang berarti hari kelahiran.

Weton merupakan kombinasi antara hari dalam seminggu seperti Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan lima pasaran yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, serta Kliwon.

Perpaduan kedua unsur ini menghasilkan identitas khusus bagi setiap orang, yang kemudian dihubungkan dengan perhitungan nasib, watak hingga peruntungan dalam primbon Jawa.

Tak hanya itu, setiap weton memiliki masa tertentu yang dianggap kurang baik dan masa lain yang dipercaya membawa keberkahan.

Hal ini berkembang seiring zaman, dan meski tak semua orang mengikutinya secara harfiah, banyak yang masih memandangnya sebagai bagian dari kearifan lokal yang menarik untuk dipahami.

Baca juga  Ucapan Long Text White Day 2025: Contoh Simpel tapi Penuh Kesan bagi Pasangan

Konsep hari buruk atau hari naas sering dianggap sebagai pengingat untuk lebih berhati-hati, sementara hari baik menjadi momen untuk bersyukur.

Makna Hari Naas dan Hari Keberuntungan Berdasarkan Weton

Hari naas dan hari keberuntungan dalam primbon Jawa merupakan hasil dari perpaduan hitungan hari dan pasaran, yang kemudian dikenal sebagai neptu.

Melalui neptu inilah masyarakat dahulu menentukan waktu untuk memulai aktivitas penting, seperti bepergian jauh, mengadakan hajatan, atau memulai usaha baru.

Sebagian weton memiliki reputasi baik karena sering dikaitkan dengan keberuntungan, sementara yang lain dipercaya harus lebih waspada pada hari tertentu.

Beberapa weton yang dikenal membawa keberuntungan besar antara lain Sabtu Wage yang diyakini membawa kelancaran rezeki, Jumat Kliwon yang sering dianggap memiliki energi kuat, Senin Pon yang dipandang sukses dalam berbagai hal, Minggu Wage dan Senin Pahing yang terkenal sebagai weton penuh keberuntungan.

Hari Naas dalam Tradisi Weton

Dalam primbon Jawa, masing-masing hari kelahiran juga diyakini memiliki hari naas atau hari yang kurang disarankan untuk melakukan aktivitas penting.

Baca juga  Daftar Harga Khong Guan Kaleng Kecil - Besar Terbaru 2026: Selama Ramadhan, Dijual Mulai Berapa?

Hari naas ini bukan untuk menimbulkan rasa takut, tetapi sekadar menjadi penanda agar seseorang lebih berhati-hati dan tidak gegabah.

Berikut daftar hari naas berdasarkan hari lahir seseorang:

  • Minggu – hari naas di hari Rabu
  • Senin – hari naas di hari Sabtu
  • Selasa – hari naas di hari Senin
  • Rabu – hari naas di hari Jumat
  • Kamis – hari naas di hari Minggu
  • Jumat – hari naas di hari Selasa
  • Sabtu – hari naas di hari Kamis

Pada hari tersebut, dianjurkan untuk menghindari perjalanan jauh atau kegiatan besar. Namun, dalam praktiknya tetap bergantung pada keyakinan masing-masing.

Hari Beruntung Menurut Weton

Berbeda dengan hari naas, hari keberuntungan tidak memiliki daftar yang berlaku universal untuk semua orang. Penentuan hari baik biasanya dihitung berdasarkan nilai neptu antara hari dan pasaran kelahiran seseorang. Karena itulah setiap individu memiliki kombinasi yang berbeda.

Meski demikian, ada beberapa weton yang diyakini sebagai weton pembawa keberuntungan, antara lain:

  • Sabtu Wage, yang dipercaya membawa keberuntungan dalam hal finansial.
  • Jumat Kliwon, yang dianggap memiliki energi besar dan keberuntungan kuat.
  • Senin Pon, yang dipandang memiliki rezeki baik.
  • Minggu Wage, yang dikenal sebagai salah satu weton paling hoki.
  • Senin Pahing, yang sering disebut sebagai weton dengan keberuntungan luar biasa.
Baca juga  Inilah Posisi Tidur yang Baik dalam Primbon Jawa: Konon Bikin Enteng Jodoh dan Lancar Rezeki

Adapun apa melekat pada weton ini berkembang dari pengalaman dan kepercayaan masyarakat Jawa yang sudah berlangsung ratusan tahun.

Jadi Kekayaan Budaya

Kini kita telah memahami bagaimana primbon Jawa memaknai hari naas dan hari keberuntungan berdasarkan weton kelahiran.

Selain itu, penting diketahui bahwa weton adalah bagian dari kekayaan budaya yang menunjukkan betapa masyarakat Jawa memiliki cara unik untuk membaca kehidupan.

Meski keyakinan tentang weton cukup personal, tradisi ini tetap menjadi salah satu unsur budaya yang menarik untuk dipelajari, terutama bagi mereka yang ingin mengenal lebih dalam tentang filosofi masyarakat Jawa.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid