Mengintip Pesona Desa Wisata Tinalah Kulon Progo, Pilihan Tempat Healing Sekaligus Belajar

Bagikan :
Kulon Progo memiliki ragam desa wisata yang menarik dikunjungi, termasuk Desa Wisata Tinalah, berikut info lengkap mengenainya (Instagram// @dewitinalah)

KABAR JAWA – Kulon Progo tak hanya dikenal karena pesona alamnya yang memukau, tetapi juga sebagai rumahnya beragam desa wisata yang menarik dan patut dikunjungi.

Dan salah satu destinasi yang kini tengah naik daun adalah Desa Wisata Tinalah.

Ini merupakan sebuah desa yang menawarkan perpaduan antara wisata alam, kegiatan edukatif hingga budaya.

Dan jika Anda berencana datang ke sana, berikut adalah informasi lengkap mengenai Desa Wisata Tinalah Kulon Progo.

Sajikan Nuansa Alam hingga Beragam Aktivitas

Bagi wisatawan yang mencari spot healing, Desa Wisata Tinalah menyuguhkan panorama hijau yang memanjakan mata.

Dikelilingi pepohonan hijau serta aliran sungai alami, desa ini menghadirkan suasana yang cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Sementara itu, salah satu aktivitas yang paling diminati adalah rock painting, yaitu menggambar di batu-batu kali yang tersebar di sekitar sungai.

Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mempererat kedekatan wisatawan dengan alam.

Selain itu, ada pula kegiatan tubing, outbound, serta camping yang bisa dinikmati bareng keluarga, sahabat hingga rekan sejawat.

Baca juga  5 Tempat Pacaran Malam Hari di Jogja: Cocok Buat Anda yang Ingin Momen Spesial Bareng Pasangan

Tidak hanya itu, desa ini juga mengajak wisatawan untuk mengenal kearifan lokal melalui kerajinan tradisionalnya.

Di sini, wisatawan dapat belajar membuat topi dari daun kelapa atau piring lidi, langsung dari tangan para perajin lokal yang mewarisi keterampilan tersebut secara turun-temurun.

Infrastruktur Ramah Wisatawan

Pada tahun 2025, desa ini mendapat dukungan dari Badan Otorita Borobudur dalam bentuk pembangunan enam toilet bersih melalui program Gerakan Wisata Bersih.

Hal ini menunjukkan komitmen serius desa dalam mengembangkan spot wisata tersebut.

Kemudian, homestay di sini juga dikelola langsung oleh warga lokal yang mana kualitasnya bakal ditingkatkan.

Dengan sentuhan desain khas pedesaan, maka penginapan di area ini mampu memberikan suasana hangat dan autentik.

Juga, membuat para wisatawan yang datang ke sini bak pulang kampung.

Lokasi Strategis

Desa Wisata Tinalah dapat dijangkau dalam waktu sekitar 45 menit dari pusat Kota Yogyakarta lewat jalur darat.

Alamatnya berada di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Sepanjang perjalanan menuju lokasi, wisatawan bakal melewati pemandangan perbukitan yang ciamik.

Baca juga  Jelajahi Keindahan Jogja Dari Pagi Sampai Malam, Ini Tempat yang Wajib Dikunjungi

Pengakuan Nasional dan Dukungan Pemerintah

Kualitas serta daya tarik Desa Wisata Tinalah rupanya sudah mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Pada tahun 2021, desa ini berhasil masuk dalam daftar 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Capaian ini memperkuat posisi Tinalah sebagai destinasi wisata yang tidak hanya indah, tetapi juga berdaya saing.

Dukungan dari pemerintah pun terus mengalir yang mana salah satunya melalui kunjungan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa Dewi, yang pernah turut serta dalam aktivitas rock painting bareng warga.

Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan Kelas Dunia

Dengan memadukan potensi alam, budaya, dan semangat pelestarian lingkungan, maka Desa Wisata Tinalah Kulon Progo memiliki prospek besar untuk menjadi destinasi unggulan.

Yang mana tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara.

Pasalnya, desa ini menghadirkan pengalaman liburan yang berbeda—lebih dalam, menyentuh hati, dan membuka wawasan.

Dan bagi Anda yang mencari tempat untuk menyegarkan pikiran sekaligus memperkaya pengetahuan, Desa Wisata Tinalah bisa dijadikan pilihannya.***

Baca juga  Batu Ekonomis Park Hadir dengan Konsep Baru, Warga Kota Batu Dapat Masuk Gratis di Hari Pembukaan

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid