Paket Edu Wisata Nglinggo Kulon Progo: Menyelami Kearifan Lokal, Membuka Jalan Kemandirian Desa

Bagikan :
Pelucuran Paket Edu Wisata Nglinggo Kulon Progo/Foto: Pemkab Kulon Progo

KABARJAWA- Desa Wisata Nglinggo di Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo menawarkan sebuah pengalaman wisata edukasi yang menggugah hati.

Masyarakat bersama pemerintah membangun Edu Wisata Nglinggo sebagai wujud nyata sinergi untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan pendidikan berbasis potensi lokal.

Anton Nugroho selaku Ketua Desa Wisata Nglinggo menuturkan bahwa Deswita Nglinggo memiliki kekayaan alam yang luar biasa.

Paket Edu Wisata Nglinggo Kulon Progo

Anton menegaskan Deswita Nglinggo tidak hanya menyajikan keindahan panorama pegunungan dan kebun teh, tetapi juga menghadirkan atraksi buatan, kuliner tradisional, hingga produk UMKM unggulan.

“Desa Wisata bukan hanya tentang menarik wisatawan, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat, melestarikan budaya dan menjaga lingkungan. Pembangunan Desa Wisata ini adalah upaya bersama,” tutur Anton dengan mata berbinar menatap masa depan Nglinggo.

Selanjutnya, Anton menjelaskan Edu Wisata Nglinggo memiliki berbagai kegiatan unggulan.

  • Megikuti proses pembuatan gula aren yang legit
  • Mencicip teh sangrai khas Nglinggo
  • Menyeruput kopi Nglinggo yang harum menenangkan
  • Mencicip es krim susu etawa yang lembut
  • Menengok pegagan sebagai tanaman herbal penuh khasiat
Baca juga  Tempat Wisata Budaya Jogja yang Membawa Kamu Menelusuri Jejak Sejarah Jawa

Anton berharap masyarakat Nglinggo mampu memanfaatkan kekayaan alam untuk mengembangkan potensi diri. Ia ingin seluruh warga dapat meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan keluarga melalui paket Edu Wisata ini.

“Kerja keras dan semangat gotong royong kita adalah kunci keberhasilan. Saya berharap Desa Wisata ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi, meningkatkan pendapatan, dan mempererat tali persaudaraan kita semua,” pungkas Anton menutup harapannya.

Program Edu Wisata Nglinggo lahir dari kerja sama antara Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitulmaal Muamalat dengan Desa Wisata Nglinggo.

Kolaborasi tersebut berhasil menghadirkan gagasan besar untuk mengangkat nama Nglinggo hingga menjadi kebanggaan Kabupaten Kulon Progo.

Peluncuran Edu Wisata Nglinggo

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengaku bangga saat menyaksikan peluncuran Edu Wisata Nglinggo. Agung menegaskan Desa Wisata Nglinggo harus mampu mengoptimalkan peran masyarakat agar mereka semakin berdaya.

“Desa Wisata Nglinggo ini bukan sekedar desa wisata budaya, tetapi ada perbedaannya, yaitu Edu Wisata dengan mengedepankan pemberdayaan dan peningkatan skill masyarakatnya. Masyarakat di sini telah dididik mengolah hasil bumi menjadi produk bernilai tinggi,” ujar Agung dengan tegas.

Baca juga  Goa Sumitro Kulon Progo, Lukisan Alam Menakjubkan dari Lorong Vertikal yang Memacu Adrenalin

Agung menatap jauh ke depan. Ia ingin seluruh wilayah di Kabupaten Kulon Progo memiliki program serupa. Ia yakin potensi Kulon Progo masih terpendam menunggu tangan-tangan kreatif masyarakatnya untuk menggarap dan memaksimalkan.

“Ini bisa dilakukan di semua tempat di Kabupaten Kulon Progo. Banyak sekali potensi Kulon Progo yang bisa digarap,” tegas Agung dengan nada penuh keyakinan.

Agung juga berharap pengelolaan limbah organik dapat terintegrasi dengan Edu Wisata. Ia menilai limbah produksi organik seperti ampas teh, kopi, dan sisa hasil bumi dapat menjadi olahan pakan ternak bergizi tinggi.

Menurutnya, hal ini akan mengurangi jumlah limbah yang terbuang sia-sia sekaligus meningkatkan manfaat ekonominya.

Program Edu Wisata Nglinggo membuka mata bahwa desa memiliki kekuatan besar jika masyarakat, pemerintah, dan lembaga mau bersinergi.

Desa Wisata Nglinggo kini menunggu kedatangan para pelancong untuk menyelami kearifan lokalnya, sekaligus menyalakan harapan bagi masa depan masyarakatnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid